Latest Post

TULIP (3): Penebusan Terbatas (Limited Atonement)

Categories: Resensi

PERLUNYA PENDERITAAN DAN KEMATIAN KRISTUS
Sebagai akibat dari keadilan dan kebenaran Allah, dosa harus ditindaklanjuti dengan hukuman mati. Manusia yang berdosa, binatang yang mati, dan malaikat tanpa tubuh tidak akan pernah dapat membayar dosa-dosa orang lain. Satu-satunya korban yang dapat menyenangkan Allah haruslah korban yang sempurna dan tanpa dosa. Tidak ada cara lain. Kristus berdiri di antara Allah Bapa (yang murka kepada manusia oleh karena dosanya) dan manusia yang telah jatuh dan berdosa (yang harus menanggung murka Allah).

BUKTI BAGI PERLUNYA PENEBUSAN KRISTUS
Korban pemuasan dosa dan pembebasan darinya hanya mungkin melalui Seseorang yang adalah Allah sekaligus manusia. Yesus Kristus adalah satu-satunya domba persembahan yang diperkenan oleh Allah karena benar-benar Allah, benar-benar manusia dan manusia yang benar (tanpa dosa).

KASIH YANG MENGORBANKAN DIRI
Filipi 2: 6-8 menjelaskan betapa dalamnya Kristus telah merendahkan diriNya dalam penjelmaanNya, dalam penderitaanNya dan dalam kematianNya.

MENGHAPUSKAN MURKA ALLAH
Kristus tidak hanya menanggung dosa-dosa anak-anakNya tetapi juga menanggung murka dan kutuk Allah Bapa. “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita sebab ada tertulis : ‘Terkutuklah orang yang digantung di kayu salib!’” Pengorbanan Kristus telah menghapuskan murka Allah, sebab pengorbanan itu memenuhi tuntutan Allah bahwa dosa harus dihukum dengan kematian, meskipun bukan kematian umat pilihan yang berdosa melainkan Kristus yang menggantikan mereka. Murka Allah dapat dihilangkan dengan dua cara:

  • Secara objektif di dalam Kristus :percaya kepada Sang Pengantara yang telah menanggung semua dosa pada diriNya melalui penderitaan dan kematianNya.
  • Secara subjektif di dalam diri manusia :melalui iman manusia yang menerima pengorbanan itu bagi keselamatannya.

KEHINAAN DAN KEMULIAAN
Kristus menunjukkan ketaatan ganda:

  • Ketaatan aktif : Selama hidupNya, Kristus taat pada seluruh hukum BapaNya.
  • Ketaatan pasif : ketaatan Kristus selama Dia menderita dan mati (kerelaanNya untuk mati dan menyerahkan diriNya sampai mati.

Kristus memperoleh keselamatan bagi umatNya melalui lima ketetapan di dalam keadaanya yang hina di dunia (yaitu kelahiran, penderitaan, kematian, turunnya Ia ke dalam kerajaan maut, dan penguburannya). Keselamatan diterapkan melalui empat ketetapan di dalam kemuliaanNya (yaitu kebangkitanNya, kenaikanNya, duduknya Dia di sebelah kanan Allah dan kedatanganNya kembali untuk menghakimi.

JANGKAUAN PENEBUSAN
Untuk siapakah Kristus menderita? Secara umum ada tiga pandangan yang akan dibahas yaitu : Universalisme, Arminianisme dan Calvinisme (Reformasi).

UNIVERSALISME
Keselamatan bersifat universal. Mereka berpendapat bahwa Kristus memberikan pengorbananNya bagi semua orang tanpa terkecuali. Mereka percaya bahwa semua orang pasti diselamatkan bahkan termasuk setan-setan pun diselamatkan. Doktrin ini jelas bertentangan dengan Firman Allah.

ARMINIANISME
Pandangan ini mengajarkan bahwa Kristus tidak mati untuk sebagian orang tertentu. Akan tetapi melalui karya penebusanNya, penebusan menjadi mungkin bagi setiap orang. Doktrin/pandangan ini pun tidak Alkitabiah.

CALVINISME
Pandangan Calvinisme mengenai doktrin penebusan ialah bahwa Kristus telah mati bagi orang-orang tertentu yang terbatas jumlahnya, yakni bagi mereka yang telah dipilih Bapa dan yang sejak kekekalan telah diberikan kepada Anak untuk diselamatkan melalui penderitaan dan kematianNya. Hal ini disebut dengan doktrin Penebusan Terbatas. “…..Bukan untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepadaKu… (Yoh 17:6,9-10)

NILAI YANG TIDAK TERBATAS DARI KORBAN KRISTUS
Doktrin pemilihan dan penebusan terbatas tidak boleh menyebabkan kita tidak mengabarkan Injil dengan sepenuhnya atau sama sekali tidak memanggil orang berdosa untuk bertobat seperti yang dilakukan oleh orang-orang hyper-calvinisme. Firman Allah jelas menunjukkan bahwa kita harus menawarkan kepada setiap orang, dan setiap orang yang mendengarkan harus dipanggil untuk menerima keselamatan ini. Darah Kristus memiliki nilai dan kuasa yang tidak terhingga sehingga orang yang paling berdosa pun dapat diselamatkan olehnya. Ajaran Dordrecht mengajarkan bahwa kematian Anak Allah ini adalah korban pelunasan satu-satunya yang sempurna untuk dosa.

KESELAMATAN OLEH ALLAH TRITUNGGAL
Keselamatan adalah pekerjaan Allah Tritunggal. Allah Bapa : Memilih, Allah Anak : menderita dan memuaskan, Allah Roh Kudus : menerapkan pekerjaan penebusan ketika Dia mengumpulkan umat pilihan dan menanamkan iman di dalam hati mereka.

AYAT-AYAT ALKITAB YANG TAMPAK BERTENTANGAN
Ada sejumlah ayat-ayat di Alkitab yang tampak bertentangan dengan doktrin Penebusan Terbatas yang biasa digunakan oleh bidat-bidat. Misalnya kata dunia dan untuk semua orang. Namun jika kita melihat konteksnya bahwa itu semua bukanlah berarti bahwa Yesus mati untuk semua orang.

ANUGERAH UMUM DAN BERKAT-BERKAT SEMENTARA
Anugerah umum menyiratkan bahwa kita masih dapat hidup rukun dan saling mengasihi termasuk dengan orang-orang yang tidak percaya. Allah memelihara bumi dengan musim, iklim dan kuasa-kuasa alam. Pengorbanan Kristus bukan hanya menghilangkan murka Allah atas dosa-dosa umatNya melainkan juga sebagian kutuk atas bumi dan penduduknya secara umum (walaupun hal ini tidak dapat membebaskan mereka dari penghukuman). Namun berkat-berkat Allah ini diberikan dimaksudkan untuk kemuliaan Allah.

Author: Lukman Sabtiyadi

Bitnami