Latest Post

Peperangan Rohani Pdt. Tumpal H. Hutahaean, M. Th

Categories: Transkrip

Efesus 6:10-20

Paulus memberikan satu nilai realita mengenai peperangan rohani yaitu suatu perjuangan dimana kita bisa mempertahankan iman kita dengan benar di tengah tengah zaman yang mungkin bisa merusak iman. Kuat di dalam Tuhan berdasarkan kuasa firmannya, dan kita diminta untuk mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah. Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tapi melawan penguasa-penguasa, pemerintah – pemerintah, melawan penghulu-penghulu di udara, melawan roh-roh jahat di udara. Yoh 8:44, Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.” Iblis ada karena melawan Tuhan. Kenapa dia melawan Tuhan? karena dia sombong. Iblis ingin sama seperti Tuhan. Iblis selalu mau menjatuhkan anak Tuhan dan menjauhkan relasi anak Tuhan. Iblis berhasil menjatuhkan adam dan hawa sehingga akhirnya relasi manusia dengan Tuhan menjadi rusak. Manusia berdosa mengalami kematian rohani. Orang yang berada diluar Tuhan Yesus bisa dimatikan oleh iblis. Tapi iblis tidak mungkin mengganggu jiwa orang percaya kepada Kristus. Ini menunjukan kepada kita bahwa iblis tidak berkuasa atas jiwa kita. Hal ini juga sama, ketika iblis diizinkan untuk mencobai Ayub tapi tidak diizinkan mengambil jiwanya. Inilah yang membedakan hidup kita dalam anugerah Tuhan.

Kita bersyukur melalui Efesus 1-6, kita belajar betapa pentingnya setiap orang Kristen memiliki fondasi iman, mengenal siapa Kristus dan memiliki struktur iman yang dibangun berdasarkan nilai-nilai Kristus. Dalam Efesus 6, Paulus mengajarkan kepada kita dalam menjalankan keluarga sesuai dengan kehendak Tuhan dalam firmanNya. Semua bisa konsisten dijalankan kalau kita hidup senantiasa dalam peperangan iman. Dalam bagian ini kita akan diberitahu oleh Rasul Paulus, ada oknum yang disebut setan yang tidak suka jikalau melihat anak-anak Tuhan konsisten menjalankan imannya. Setan tidak suka kalau hidup kita memiliki kuasa sebagai anak-anak Allah melalui kematian dan kebangkitan Kristus. Setan tidak suka kalau hidup kita mengekspresikan hidup sebagai warga kerajaan surga. Setan juga tidak suka kalau hidup kita dipimpin oleh Kristus. Semua orang Kristen harus mentuhankan Kristus, bukan hanya secara rasio tapi juga secara nilai kehidupan.

Disini kita melihat dalam ayat yang 10-20, kita akan belajar perlahan-perlahan bagaimana kunci kita bisa berdiri teguh di tengah-tengah godaan setan, tawaran dunia dan segala kesulitan demi kesulitan. Ternyata tidak lain adalah anugerah Tuhan di dalam Firman-Nya. Orang Kristen harus sadar bahwa hidup adalah peperangan rohani. Hidup ini tidak boleh dinikmati sampai kita terlepas dari kewaspadaan atas peperangan rohani ini. Kita melihat ada tiga hal:

  1. Rancangan Tuhan “Hidup Baru didalam Kristus” VS Rancanang Setan “Hidup Lama Didalam Dunia”. Kenapa kita perlu hidup baru? Karena kita telah mengalami keberdosaan, maka dosa mempengaruhi cara berpikir, perasaan, kehendak dan sikap kita yang bersifat duniawi. Efesus mengingatkan kita, dahulu kita adalah orang yang mati rohani maka kita adalah budak-budak dosa. Hidup kita senantiasa diikat oleh kedagingan dan dimurkai oleh Tuhan. Tapi di dalam Kristus kita menerima hidup yang baru. Umat Tuhan di dalam Kristus akan mendapat pola pikir, rasa, serta desire yang baru dalam seluruh sikapnya. Bisa konsisten di dalam Kristus jikalau hidup kita terus berpusat pada kristus dalam peperangan rohani ini. Kita juga melihat bahwa rancangan setan adalah kita dihisap kembali dalam kehidupan lama di dalam hal dunia. Setan paling mengerti kelemahan-kelemahan kita. Setan akan terus menyerang kelemahan-kelemahan kita sampai kita kembali jauh dari Tuhan.
  • Rancanangan Tuhan “Hidup Dalam Kesatuan sebagai Tubuh Kristus” VS “ Hidup Didalam Tembok-Tembok Pemisah (Suku, Ras, Pendidikan, Status). Union with Christ (Kesatuan dengan Kristus) karena kita sudah diperdamaikan dengan Kristus. Kita bukan musuh-musuh Allah, melainkan kita sudah dijadikan sahabat-sahabat Allah. Ketika Union with Christ menjadi Unity in Christ, maka hidup kita bersatu untuk melakukan pekerjaan Tuhan. Kesatuan kita akan mengalami kesatuan yang kuat dalam melakukan pekerjaan yang bersifat kekal seperti yaitu penginjilan. Kesatuan orang Kristen yang tertinggi adalah bagaimana mereka bersatu untuk memuliakan nama Tuhan. Bukan bersatu untuk menikmati makan bersama. Makan bersama itu hanyalah alat untuk membangun keakraban kita, tapi setelah kita akrab kita harus semakin bersatu untuk memenangi jiwa-jiwa.
  • Rancangan Allah “Hidup didalam Damai Sejahtera dan Harmonis (tabur dengan Firman Tuhan)” VS Rancangan Setan “Hidup di dalam dosa, perselisihan, iri hati (tabur : benih-benih dosa)”. Rancangan Tuhan adalah keharmonisan hidup kita dengan sesama, dengan diri, dengan Tuhan dan dengan alam. Maka siapa yang hidupnya beres dengan Tuhan, ia akan menerima diri. Siapa yang menerima diri, dia akan senantiasa berdamai dengan sesama dan mencintai damai dengan alam. Dalam pekerjaan Allah Roh Kudus, Tuhan akan memampukan kita membaca dan menghidupi Firman Tuhan. Dalam 2 Timotius 3:16 berkata Firman Tuhan itu baik untuk mengajar kita, menyatakan kesalahan kita, memperbaiki hal-hal yang salah dalam diri kita, mendidik kita untuk melakukan pekerjaan yang baik (Efesus 2:10). Pekerjaan yang bersifat kekal di dalam Tuhan. Ini adalah hal yang mulia. Sebaliknya setan akan menabur dosa dalam diri kita agar kita terus hidup dalam dosa. Kiranya rancangan Tuhan Allah nyata dalam hidup kita bukan rancangan Setan.

Perkembangan Dunia Modern dan Kehancuran Akhlak.

Kita lihat perkembangan-perkembangan dunia begitu luar biasa. Dunia punya tv, internet, dvd, film, music semuanya sekarang sudah terangkum dalam satu alat yaitu di handphone. Yang harus kita sama-sama renungkan adalah bagaimana melalui iman Kristen kita menebus dan memanfaatkan semua perkembangan yang ada untuk pelayanan. Harusnya budaya modern kita tebus untuk hal-hal yang mempermuliakan Tuhan. Di sisi lain mungkinkah karena perkembangan budaya ini kita hancur? Mungkin. Beberapa waktu yang lalu kita membaca surat kabar, kita sangat kaget ada anak umur 5 tahun masuk penjara karena memperkosa anak umur 4 tahun. Ada anak kecil sudah mengerti homoseksual. Anak bisa menjadi kreatif karena teknologi tapi anak rusak juga karena teknologi. Ada anak yang umur 14 tahun sudah beberapa kali aborsi. Padahal ada wanita yang mau punya anak tapi begitu susah. Tapi ini masih kecil sudah beberapa kali aborsi. Ternyata kehancuran akhlak juga ada dalam orang yang berpolitik. Ingin dapat kekayaan, kekuasaan dan kepopuleran. Banyak politikus yang hancur akhlkaknya. Ada yang baik tapi sedikit. Mereka akhirnya juga terjebak dalam narkoba, amoralitas dan segala sesuatu. Disinilah tugas gereja untuk merebut mereka dari keberdosaan melalui penginjilan untuk mereka kembali hidup dalam Kristus. John Owen (tokoh Puritan) terus berteriak tentang pentingnya kita mengetahui bahwa ada dosa yang  bersembunyi (musuh yang bersembunyi / indwelling sins). Setiap kita harus sadar kita punya potensi untuk jatuh dalam dosa, dan ini harus terus diperangi supaya tidak jatuh dalam dosa.

Asal Mula Setan dan Kejatuhannya

Firman Tuhan tadi mengingatkan kepada kita untuk kita berdiri teguh dan kembali kepada Firman dan memakai semua senjata Allah untuk melawan tipu muslihat iblis. Maka darimana setan datang? Apakah setan dicipta memang setan? Alkitab mengatakan Tuhan mencipta segala makhluk termasuk malaikat. Jadi malaikat dicipta Tuhan untuk melayani Tuhan. Tapi ada beberapa malaikat yang ingin menyaingi Tuhan, mereka jatuh dalam kekekalan, itulah yang disebut iblis. Banyak orang yang mengatakan iblis disebut bintang timur, Lucifer. Iblis terus ingin menyamai Allah. Pada waktu iblis mencobai Adam dan Hawa, iblis juga bilang makan saja maka adam hawa akan seperti Allah. Bisa kita simpulkan, setan jatuh karena kesombongannya. Setan jatuh karena hikmatnya sendiri. Setan tidak lagi diwakili dengan wajah yang seram, setan itu wajahnya seperti malaikat terang. Kalau Alkitab berkata, hati-hati ada rasul palsu, setan mengambil rupa seperti malaikat terang. Jadi zaman sekarang pun orang-orang yang dikuasai setan itu wajahya tidak seperti setan. Itu setan yang ketinggalan zaman. Sekarang mukanya bagus-bagus. Mereka tampil sebagai artis, figure-figur yang dihormati. Banyak artis yang suaranya bagus, tapi mereka tidak hanya jual suaranya tapi satu paket juga jual tubuhnya. Disitu kita baru tahu mereka orang-orang sombong.

Pekerjaan Penyesat dan Siasat Setan diantaranya:

  1. Siasat Pemutarbalikan Firman Tuhan (Kej. 3:1-5; 2 Kor. 11:3). Setan selalu menanamkan satu hal yang membuat kita meragukan firman Tuhan dan menyangkalinya bahkan memutarbalikkan kebenaran dengan tipu muslihat. Bagaimana kita bisa membedakan suara Tuhan melalui Allah Roh Kudus dengan suara setan? Ini jelas beda, suara Tuhan melalui Allah Roh Kudus membuat kita mencintai kebenaran dan mau hidup dalam kebenaran. Suara Roh Kudus akan menggerakan kita untuk hidup bagi Tuhan dan mencintai kesucian. Tapi suara orang lain, bersifat otorier, hanya bisa menguatkan berdasarkan apa kata orang itu. Kalau orang itu berbicara berdasarkan Firman maka itu bisa membantu kita untuk mengerti Firman. Mungkin saja iblis menanamkan keraguan dalam diri kita tentang Firman Tuhan. Apakah benar Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat? Ah, ada keselamatan dari tempat lain. Aku jadi orang Kristen tidak cocok, karena orang Kristen itu monogami aku cocoknya pindah agama ke yang dukung poligami. Siapa yang menyangkal Firman Tuhan, itu dosanya seperti Roma 1:18-19, yang mengaku mengenal Tuhan tapi menjadi orang yang lalim dan menekan kebenaran. Orang itu akan dibuang dalam dosa, dan akhirnya dosa itu akan menghancurkan diri kita sendiri. Hidup kita harus senantiasa di dalam Kristus, dan terus memikirkan firman Tuhan yang suci, benar, adil, bijak, mulia.
  • Setan Mengelabui dengan Tawaran yang Indah (Mat. 4:1-11; Kis. 5:3). Dalam pencobaan di padang gurun yang dialami oleh Tuhan Yesus (Matius 4:1-11), Setan mengatakan sembahlah aku supaya bisa dapat seluruh kerajaan dunia. Tapi Tuhan Yesus bilang tidak, kita hanya boleh menyembah Tuhan. Berarti setan bisa beri kekayaan, kekuasaan dan kenikmatan dunia. Berdoalah semoga setiap anak Tuhan bisa berdiri teguh tidak termakan tawaran – tawaran indah. Paulus mengajak jemaat Efesus, jangan terjebak dengan dewa Artemis, dewi Diana, penyembahan Yunani dan tawaran seksualitas dari pelacur bakti maupun tawaran pengobatan dari dewa-dewa. Pada saat itulah mereka harus kembali kepada Tuhan.

Setan adalah bapa segala dusta. Siapa yang suka bohong dia bukan dipenuhi Roh Kudus, tapi dipenuhi spirit setan. Setan mempunyai pendekatan Phenomena dan Neumena. Phenomena, yaitu menyesatkan dengan tidak memakai sifat aslinya.  Dia bisa memunculkan orang Kristen palsu, buah-buah roh yang palsu. Berapa kali saya bertemu dengan orang yang menyesal karena mengetahui sikap suaminya padahal dulu waktu pacaran begitu rohani sekali. Sudah menikah dan segala sesuatu topengnya baru kelihatan. Pendekatan setan yang selanjutnya adalah Neumena, yaitu memalsukan injil. Setan memberi injil palsu (Gal. 1:8), Kebenaran palsu (Roma 10:3), ajaran setan (1 Tim 4:1). Gereja pun bisa disisipin hal-hal ini. Ingatlah bahwa hidup adalah peperangan rohani. Maka ketika Paulus mengatakan berdirilah teguh, lawanlah tipu muslihat iblis.

  • Mengganggu atau Merusak Tubuh Manusia (1 Petrus 5:8). Mungkinkah kita sakit karena setan? Mungkin. Lihat Ayub, setan bisa mendatangkan sakit penyakit ketika Tuhan mengizinkan. Tubuh kita itu bisa diganggu oleh setan karena tubuh kita adalah bait allah (1 Kor 6:19-20 ; Fil 1:20), alat Allah (Rom 6:12-13). Makanya dengan tubuh kita bisa memuliakan Allah. Ada kesaksian dari orang di cina, mereka terus bermain piano untuk memuji Tuhan. Lalu dilarang oleh pemerintah, tangannya dipukul sampai bengkak, tapi setelah bengkak hilang mereka main lagi. Satu kali mereka ketahuan nyanyi buat Tuhan, lalu mulutnya dikasi paku biar tidak nyanyi lagi. Dalam keajaiban Tuhan, berhari-hari dia harus kesakitan tapi akhirnya sembuh dan dia nyanyi lagi buat Tuhan. Tubuh kita juga adalah Harta Allah (2 Kor 4-7), tempat pengujian Allah (1 Kor 9:27). Kita harus mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang kudus dan berkenan kepada Allah (Roma 12:1).
  • Membuat Buta terhadap Injil / Kehendak Allah (2 Kor 4:4 ; band Ef 5:17 ; Kol 1:9 ; Ef 6:6). Kita harus berdoa supaya kita punya mata yang terang dan tidak pakai kacamata abu-abu. Yang paling berat adalah jikalau seseorang dibutakan mata rohaninya. Hati nurani dibutakan tidak bisa melihat injil, tidak bisa melihat kehendak Allah. Kalau sampai buta orang Kristen tidak mungkin karena sudah ada Roh Kudus. Tapi inilah yang membuat kita susah memberitakan injil karena orang sudah dibutahkan oleh ilah zaman. Tapi kita harus terus berusaha memberitakan injil.
  • Mengacaukan Kehidupan dan usaha anak-anak Tuhan.
  • Mengirim / menggerakan orang jahat (ay 1:12-19)
  • Menumbuhkan orang jahat (Mat 13:38-39)
  • Merampas Firman Allah (Mat 13:19)
  • Menghancurkan kehidupan para janda / duda (1 Tim 5:15)
  • Penderitaan Hidup (Ayub ; Luk 22:31-32 ; Wah 2:10a)

Kita harus sadar itulah pekerjaan setan. Firman Tuhan berkata berdirilah teguh dan lawanlah semua tipu muslihat setan.

Ringkasan khotbah ini belum diperiksa oleh pengkhotbah – L.S

Author: gracelia Christanti

Bitnami