Latest Post

Dalam buku “Mengapa Percaya?” (SAAT, 2013), R. C. Sproul menulis “Pernyataan kebangkitan sangat penting bagi kekristenan. Jika Kristus telah dibangkitkan dari kematian oleh Allah, maka Ia memiliki ‘surat kepercayaan’ yang tidak dimiliki para pemimpin agama lainnya. Semua pemimpin agama lain sudah mati. Tetapi menurut pernyataan kebenaran dari kekristenan, Kristus hidup. Jika Kristus telah terbukti kebangkitan-Nya, maka keunikan-Nya sebagai sasaran pengabdian agama dapat diakui.”

Hanya Kristus-lah Pemimpin yang hidup selamanya. Karena Ia hidup selamanya, maka Ia dapat memimpin kita ke dalam hidup. Kematian karena dosa telah dikalahkan dan Ia memberikan kita kemenangan. Kebangkitan itu menyatakan kemenangan-Nya dan kemenangan kita. Tanpa kebangkitan, pengharapan kita menjadi sia-sia karena pada akhirnya yang menanti kita adalah kematian. Sungguh menyedihkan jika kita tidak mengerti kebangkitan-Nya yang berdampak sangat besar pada hidup kita. Banyak orang meninggalkan kekristenan karena mereka tidak mengerti keunikan kebangkitan dalam kekristenan. Mereka meninggalkan pengharapan yang begitu besar dan pasti demi memegang ilusi yang tidak menjanjikan apapun.

Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. (1 Korintus 15:57-58)

Bitnami