Latest Post

Struktur Literer

– Memasuki Tanah Perjanjian, 1-4.

– Menaklukkan Tanah Perjanjian, 5-12.

– Menduduki Tanah Perjanjian, 13-21.

– Mempertahankan Tanah Perjanjian, 22-24.             

  1. Memasuki Tanah Perjanjian, 1-4.

Persiapan memasuki Tanah Perjanjian, 1:1-18.

– Yosua menggantikan Musa yang telah meninggal, 1:1-2.

– Memasuki Tanah Perjanjian sebagai penggenapan janji Allah, 1:3-4. Bnd. Kej. 12:7; 15:18.

– Tuhan akan menyertai Yosua seperti Ia telah menyertai Musa, 1:5.

– Ketaatan terhadap Taurat Musa merupakan syarat penyertaan Tuhan, 1:7-8.         

– Seluruh Israel bersatu untuk berperang di Tanah Perjanjian, 1:12-18.        

Penyertaan Tuhan

– Merupakan berkat & janji Tuhan yang paling penting.

– Lebih penting dari kesuksesan, Kel. 33:1-4.

– Tuhan selalu hanya menjanjikan penyertaan-Nya.

– Jika Tuhan murka, Ia mengancam tidak akan menyertai, Yos. 7:12.

– Yesus juga menjanjikan penyertaan-Nya pada Amanat Agung-Nya.

Pengakuan atas kedaulatan Yahweh, 2:1-24.

– Pasal 2 tidak diperlukan untuk mengisahkan tentang masuknya Israel ke Tanah Perjanjian.

– Pengakuan iman Rahab lebih penting untuk diceritakan terlebih dahulu dari pada keadaan para pengintai yang dikejar, 2:7-8.

– Pengakuan iman Rahab bersifat seperti breaking news yang menginterupsi kisah tentang dua pengintai.

– Inti dari kisah ini merupakan pengakuan iman Rahab, 2:9-13.

– Dasar iman: perbuatan Allah yang dahsyat, 2:10.

– Keyakinan iman: “Tuhan Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah” (2:11).

– Bukti iman: Rahab mencari perlindungan kepada Allah Israel, 2:12-13. Bnd. Yak. 2:24-26.

– Rahab yang membangkitkan iman kedua pengintai, 2:24, bnd 2:9.

Rahab adalah nenek moyang Tuhan Yesus, Mat. 1:5.

– Nama-nama orang non Yahudi dalam silsilah Yesus menunjukkan Tuhan membangkitkan orang-orang non Yahudi yang beriman ketika orang Israel sendiri tidak beriman.

Penyeberangan sungai Yordan, 3:1-4:24.

– Allah yang akan bertindak, namun Israel perlu menguduskan diri, 3:5.

– Sebagai bukti bahwa Allah yang hidup ada di tengah-tengah Israel, 3:10.

 (Kata “tabut perjanjian” muncul 17x pada pasal 3-4).

– Menunjukkan kuasa Tuhan, seperti pada penyeberangan Laut Merah.

 (Menunjukkan Tuhan menyertai Yosua, seperti Ia telah menyertai Musa).

– Perlu diperingati karena keajaiban seperti ini tidak sering terjadi, 4:1-24.

Mukjizat dan Iman

– Masa-masa terjadinya banyak mukjizat:

– Masa Musa.

– Masa Elia & Elisa.

– Masa Yesus & para rasul.

– Tujuan mukjizat pada masa masa itu

– Membuktikan siapa Tuhan, Kel. 10:1-2.

– Membuktikan siapa Allah sesungguhnya, 1 Raj. 18:21.

– Membuktikan siapa Yesus, Yoh. 20:30-31.

– Membuktikan rasul sejati, 2 Kor. 12:12.

– Persamaan masa masa tersebut:

– Umat tidak/kurang beriman.

– Umat tetap tidak beriman setelah melihat banyak mukjizat.

– Kesimpulan:

– Secara umum Tuhan tidak menumbuhkan iman sejati melalui mukjizat.

– Iman timbul dari pendengaran akan Firman Kristus, Rom. 10:17.

  1. Menaklukkan Tanah Perjanjian, 5-12.

Persiapan: sakramen perjanjian, 5:2-12.

– Penyunatan seluruh Israel, 5:2-3.

 (Israel yang lahir di padang gurun belum disunat, 5:5, 7).

– Peringatan: Generasi pertama yang telah disunat mati di padang gurun, 5:4.

– Perayaan Paskah pertama di Tanah Perjanjian, 5:10.

– Pemeliharaan Allah dengan cara yang lebih biasa, 5:11-12.

Pertempuran Allah, 5:13-8:35.

– Penampakkan Panglima Balatentara Tuhan, 5:13-15.

– Kemenangan yang Allah berikan di Yerikho, 6:1-27.

– Tabut disebut 9x dalam 6:1-15, menunjukkan pentingnya kehadiran Allah. – Allah memberikan Yerikho kepada Israel yang taat, 6:12-21.

– Rahab dan keluarga diselamatkan, 6:22-25.

– Kekalahan di Ai karena dosa Akhan, 7:1-26.

– Dosa Akhan merupakan dosa seluruh Israel, 7:1.

– Ancaman murka Allah: “Aku tidak akan menyertai kamu lagi . . .” (7:12b).

– Keseriusan murka Allah, 7:15, 24-25.

– Peringatan akan murka Allah, 7:26.

– Kemenangan di Ai karena pertolongan Allah, 8:1-29.

– Strategi perang yang sangat berbeda dengan Yerikho.

– Pembaharuan perjanjian, 8:30-35.

– Dilaksanakan di Sikhem (gunung Ebal ada di Sikhem), bnd. Kej. 12:7.

– Menekankan kepentingan untuk taat.

Musuh Allah menyerang umat Allah, 9:1-12:24.

– Israel tanpa Tuhan, 9:3-27.

– Israel ditipu oleh orang Gibeon.

– Pakaian & makanan yang seperti dari jauh.

– Tidak menyebut kabar tentang Yerikho & Ai yang mereka dengar.

– Kehormatan Tuhan harus diutamakan, 9:18-19. Bnd. 2 Sam. 21:1-9.

– Anugerah Tuhan bagi Gibeon yang hidup ditengah umat Allah.

– Israel dengan Tuhan, 10:1-11:23.

– Merebut bagian Selatan Kanaan, 10:1-43.

– Gibeon akan diserang oleh 5 raja Kanaan.

– Yosua menolong sekuat tenaga, 7-9.

– Tuhan mendengar doa Yosua untuk memperlambat jalannya matahari, 12-14.

– Merebut bagian Utara Kanaan, 11:1-14.

– Raja-raja bagian utara Kanaan bersatu untuk menggempur Israel.

– Tuhan yang memenangkan pertempuran & Yosua taat, 6-9.

– Tidak ada lagi kota yang mengadakan ikatan persahabatan dengan Israel kerena Tuhan menyebabkan hati mereka menjadi keras, 11:19-20.

– Daftar raja-raja yang telah dikalahkan, 12:1-24.

III. Menduduki Tanah Perjanjian, 13-21.

Suku-suku yang diseberang, 13:1-33

– Banyak tanah yang belum diduduki (bukan ditaklukkan), 13:1.

– Wilayah yg tertinggal, 13:2-6.

– Perintah untuk membagi wilayah Kanaan untuk 9.5 suku, 13:7.

– Pembagian tanah suku Reuben, Dan, dan ½ Manasye, 13:8-32.

Pembagian tanah kepada Yehuda dan “Yusuf,” 14:1-17:18.

– Dua respon yg berbeda:

– Suku Yehuda (terutama Kaleb) menunjukkan iman, 14:1-15:63.

– Suku Yusuf (Efraim & ½ Manasye) menunjukkan rasa takut, 16:1-17:18

– Mereka tidak menghalau seluruh orang Kanaan, 16:10; 17:12-13.

– Mereka takut dengan kereta besi orang Kanaan, 17:14-18.

Respon iman yang ideal, 14:1-15

– Pembagian warisan seperti janji Tuhan, 1-5.

– Respon iman yg ideal yg mengklaim janji Tuhan, 6-15:

– Komitmen iman, 7-8.

– Fondasi iman – janji Tuhan (6,10,12)

– Perspektif iman, 10-11.          

– Keberanian iman, 12.

Pembagian tanah kepada suku-suku yang lain di Silo, 18:1-19:51.

– Masih tinggal tujuh suku yang belum menduduki, 18:2.

– Mereka bermalas-malasan, 18:3.

– Perhatikan pembagian tanah ditutup dengan tanah bagi Yosua (19:49-51), dan diawali dengan tanah bagi Kaleb (14:6-15).

Pemberian kota-kota kepada bani Lewi, 20:1-21:42.

– Lewi tidak mendapat tanah, tapi diberikan 48 kota yang terdiri dari:

6 kota perlindungan + 42 kota lain.

– Kota perlindungan adalah untuk menjadi perlindungan bagi orang yang membunuh dengan tidak sengaja.

Kesaksian penggenapan janji Allah, 21:43-45.

– Teks ini merupakan jantung kitab Yosua.

– Allah menggenapi semua janji-Nya terhadap Israel.

 Kata “semua” (dalam bahasa Ibrani) muncul 6x dalam tiga ayat ini.

  1. Mempertahankan Tanah Perjanjian, 22-24.

– Tiga pertemuan antara Yosua dengan umat menutup kitab Yosua.

– Setiap pasal mulai dengan Yosua “memanggil” orang Israel, 22:1; 23:2; 24:1.

– Setelah Tuhan setia menggenapi seluruh janji-Nya (21:43-45), sekarang umat harus setia.

Pertemuan Yosua dengan suku Ruben, Gad, dan ½ Manasye: mezbah sebagai saksi, 22:1-34.

– Yosua memanggil 2.5 suku yang akan tinggal diseberang.

– Pujian terhadap kesetiaan, 1-8

– Suku Reuben, Gad, & ½ Manasye telah setia dengan janji mereka, bnd. 1:12-18.

– Yosua memuji kesetiaan mereka.

– Kemudian memerintahkan merek untuk terus setia, 5.

– Semangat kesetiaan, 9-20.

– Suku-suku timur mendirikan mezbah, 9.

– Suku-suku barat mendengar & berkumpul untuk memerangi mereka, 12.

– Suku-suku barat mengirim utusan, 13-14.

– Memperingatkan berdasarkan pengalaman lalu untuk tidak memberontak, 15-20.

– Kekuatiran kudus, 21-29

– Suku-suku timur kuatir keturunan mereka tidak diakui.

– Ini merupakan kekuatiran yang baik.

– Penyelesaian yngg memuaskan, 30-34.

– Israel memuji Tuhan untuk kesetiaan suku-suku timur.

Perpisahan Yosua kepada Israel: tuntuan kesetiaan, 23:1-16.

– Tanggung jawab khusus saksi Tuhan, 1-3.

– Keyakinan akan pertolongan Tuhan, 3-5.

– Tuntutan kesetiaan, 6-13

– Standard ketaatan: Taurat Musa.

– Bentuk ketaatan: jangan menyembah berhala.

– Motivasi ketaatan: kebaikan Tuhan.

– Keyakinan akan penghakiman Tuhan jika tidak setia, 14-16.

Pembaharuan perjanjian di Sikhem, 24:1-28.

– Pengulangan sejarah perjanjian, 2-13.

– Anugerah Allah yang mengejutkan,2-3

– Langkah Allah yang perlahan, 3-4

– Cara Allah yang misterius, 4b

– Manifestasi kuasa Allah,5-8,11-12

– Perlindungan Allah, 9-10

– Pemeliharaan Allah yang terus menerus, 13

– Tuntutan untuk kesetiaan perjanjian, 24:14-24.

– Komitmen yg masuk akal, 14.

“Oleh sebab” apa yg tlh Allah lakukan.

– Komitmen yg eklusif, 14-15.

Jika tidak mau, pilihlah allah nenek moyang atau allah orang Amori.

– Komitmen yang hati-hati, 16-18.

– Keajaiban agama perjanjian,25-28

– Sikhem adalah tempat Allah berjanji kepada Abram, Kej. 12:6-7.

– Yang paling ajaib adalah Allah rela mengadakan perjanjian dengan umat-Nya.

Kematian Yosua dan Eleazar, 24:29-33.

– Yosua hidup sampai umur 110 tahun & dikuburkan di daerah Efraim, 30.

– Orang Israel setia kepada Tuhan sepanjang zaman Yosua & para tuu-tua.

– Tulang-tulang Yusuf dikuburkan di Sikhem.

KITAB YOSUA

Categories: STRIC

Inawaty Teddy, B. Comm., TH.M.

Author: gracelia Christanti

Bitnami