Latest Post

PA Khusus GRII Cikarang

Ucapan Rasul Paulus yang Sulit dalam Surat Roma

Selasa, 12 Mei 2020

Vik. Tommy Suryadi

 

Referensi utama:

  1. buku “Ucapan Paulus yang Sulit” karya Manfred T. Brauch

 

Tema: Dosa Satu Orang Berarti Kematian Saya? (Roma 5:12)

 

Roma 5:12 – Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

 

Pada mulanya, semua diciptakan sangat amat baik (Kejadian 1-2), namun Adam dan Hawa berdosa (Kejadian 3).

 

Pertanyaan:

  1. Mengapa dosa dari manusia pertama harus menjadi kejatuhan seluruh umat manusia?
  2. Mengapa semua manusia sesudahnya harus berada di bawah hukuman Allah karena dosa pertama yang tidak seorang pun dari kita bertanggung jawab atas hal tersebut?
  3. Adilkah Allah dalam bagian ini?

 

Therefore, just as sin came into the world through one man, and death through sin, and so death spread to all men because all sinned (ESV)

 

Wherefore, as by one man sin entered into the world, and death by sin; and so death passed upon all men, for that all have sinned: (KJV)

 

Kita harus mengerti konsep corporate solidarity:

Tindakan oleh/terhadap seseorang atau sekelompok orang dalam suatu komunitas diperhitungkan sebagai tindakan oleh/terhadap semua orang dalam komunitas tersebut.

 

Contohnya:

  1. Dosa satu orang mendatangkan murka bagi satu bangsa, contoh kasus: Akhan (Yosua 7)
    1. Ayat 1: Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel.

 

  1. Ketaatan satu orang mendatangkan berkat bagi seisi rumah, contoh: Yusuf di rumah Potifar (Kejadian 39)
    1. Ayat 5: … TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang

 

Contoh sehari-hari:

Tim sepak bola Indonesia mewakili seluruh rakyat Indonesia dalam pertandingan antar negara. Ketika tim sepak bola Indonesia menang, maka akan dikatakan “Indonesia menang”. Tidak ada yang berkata “Hanya tim sepak bola Indonesia yang menang. Rakyat Indonesia tidak menang”. Begitu pula ketika kalah, maka akan dikatakan “Indonesia kalah”, bukan “Hanya tim sepak bola Indonesia yang kalah. Masih ada jutaan rakyat yang belum bertanding”.

 

Adam adalah representatif semua manusia.

  1. Kita tidak bisa berkata “seandainya saya di posisi Adam, saya pasti tidak memakan buah itu”.
  2. Orang yang mengkritik Presiden belum tentu bisa memimpin lebih baik (mungkin malah lebih buruk).

 

Kesulitan menerima konsep corporate solidarity

  1. Pemikiran modern yang sangat menekankan individualisme.
  2. Situasi seseorang tidak terlepas dari situasi komunitasnya (Yeremia 29:7)
    1. Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu (Yeremia 29:7).
  3. Hanya berhenti pada ayat Roma 5:12 (tidak melihat keseluruhannya).
    1. Kasih karunia Allah itu lebih besar (Roma 5:15-16)
      1. Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran

 

KESIMPULAN

  1. Keadilan Allah dalam bagian ini bisa kita mengerti ketika kita memahami konsep corporate solidarity.
  2. Kasih karunia Allah itu lebih besar daripada seluruh pelanggaran manusia.
Bitnami