Renungan Harian

Katekismus Heidelberg P12 – Cara untuk Luput dari Hukuman Allah

Renungan harian 22 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P12 – Cara untuk Luput dari Hukuman Allah Pert. Menurut hukuman Allah yang adil itu kita patut mendapat hukuman di dunia ini dan di akhirat. Maka adakah cara kita dapat luput dari hukuman itu dan beroleh kembali anugerah Allah? Jaw. Allah menghendaki, supaya tuntutan-tuntutan keadilan-Nya dipenuhi (a). Oleh…

Katekismus Heidelberg P11 – Kasih dan Keadilan Allah

Renungan harian 15 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P11 – Kasih dan Keadilan Allah Pert. Bukankah Allah juga penyayang? Jaw. Sungguh Allah itu penyayang (a), tetapi Dia juga adil (b). Oleh sebab itu, keadilan-Nya menuntut supaya dosa yang diperbuat terhadap Kemuliaan Allah yang Tertinggi itu dihukum dengan hukuman yang tertinggi juga, yaitu hukuman yang kekal atas…

Katekismus Heidelberg P10 – Murka Allah atas Keberdosaan Manusia

Renungan harian 8 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P10 – Murka Allah atas Keberdosaan Manusia Pert. Apakah Allah hendak membiarkan ketidaktaatan dan kemurtadan semacam itu tanpa hukuman? Jaw. Tidak. Sebaliknya, Dia sangat murka (a), baik atas dosa turunan maupun atas dosa yang kita perbuat sendiri. Dia hendak menghukumnya dengan hukuman yang adil, baik di dunia ini…

Katekismus Heidelberg P9 – Tuntutan Keadilan Allah

Renungan harian 1 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P9 – Tuntutan Keadilan Allah Pert. Apakah Allah memperlakukan manusia dengan tidak adil bila menuntut dalam hukum-Nya sesuatu yang tidak dapat dilaksanakan oleh manusia? Jaw. Tidak (a), karena Allah telah menjadikan manusia sedemikian rupa, hingga ia dapat melaksanakannya (b). Tetapi oleh bisikan iblis (c) dan oleh ketidaktaatannya yang…

Katekismus Heidelberg P8 – Kecenderungan Buruk Manusia

Renungan harian 25 Januari 2021 Katekismus Heidelberg P8 – Kecenderungan Buruk Manusia Pert. Tetapi, begitu rusakkah kita, sehingga kita sama sekali tidak sanggup berbuat apa pun yang baik, dan hanya cenderung pada yang jahat saja? Jaw. Ya (a), kecuali jika kita dilahirkan kembali oleh Roh Allah (b). (a) Kej 8:21. (b) Yoh 3:3. Bagian ini…

Bitnami