Latest Post

Tuntun Aku, Tuhan Allah

(Williams, William 1717)

Lagu ini adalah lagu yang paling dikenal dari 800 lagu yang ditulis oleh William Williams, seorang pengkhotbah awam Wales, dan hampir merupakan lagu kebangsaan bangsa Wales.

William Williams lahir pada tahun 1717 di rumah seorang petani bangsa Wales yang cukup makmur. Ia mendapat pendidikan yang dianggap baik pada masanya, dan bercita-cita menjadi seorang dokter.

Seperti umumnya anak muda yang gemar belajar, William bersifat ingin tahu. Ia mulai mendengar tentang pengabar-pengabar Injil yang tidak diperkenankan berkhotbah di gereja karena mereka dianggap aneh. Dengan semangat yang jauh melebihi para pendeta resmi, mereka memberitakan iman yang bersifat pribadi.

William Williams yang saat itu berumur 20 tahun ingin melihat sendiri hal itu. Pada suatu hari Minggu ia mendengar bunyi lonceng gereja desa berdentang, lalu ia mengikuti kebaktian. Suasana kebaktian terasa dingin, sama sekali tidak bergairah, tidak bersemangat.

Ketika ia keluar dari gereja desa itu, ada seorang pemuda yang sedang berkhotbah di perkebunan dekat gereja. Ia memperingatkan para pendengarnya tentang api neraka, tetapi juga bercerita tentang keselamatan dari Tuhan.

William Williams sangat tergerak. Pada saat itu juga ia memutuskan hendak menjadi seorang hamba Tuhan.

Mula-mula William Williams melayani di gereja yang disahkan oleh Negara. Tetapi kemudian penahbisannya sebagai pendeta ditolak. Mengapa? Karena ia sendiri sekarang dianggap pengabar Injil yang aneh.

Sama seperti pemuda yang dahulu ia dengar khotbahnya di perkebunan dekat gereja, sekarang William Williams menjadi seorang penginjil keliling. Ia menjangkau banyak jiwa di seluruh negeri Wales dengan Kabar Baik tentang Sang Juruselamat.

Jalan hidupnya sungguh berat. Ia merasakan dinginnya hujan, teriknya sinar matahari. Merasa beku di musim salju bukan hal yang baru. Ia juga sering diserang oleh kaum bangsawan yang menganggapnya pengacau rakyat. Ia pernah diancam dengan senapan dan pentungan, lalu dipukuli sampai hampir mati.

Tetapi William Williams pantang mundur. Selama 45 tahun ia melintasi bukit dan lembah dengan berjalan kaki atau menunggang kuda. Ia berkelana di Wales lebih dari 150 ribu kilometer – suatu jarak perjalanan yang sungguh menakjubkan! William Williams meninggal pada tahun 1791.

Guide Me, O Thou Great Jehovah merupakan contoh klasik tipologi biblikal, dimana pengalaman umat Israel keluar dari Mesir menuju Kanaan merupakan bayangan bagaimana Allah berhubungan dengan orang Kristen dalam perjalanan iman mereka di dunia ini sebagai musafir.

Dunia ini sungguh bagaikan “padang belantara”, “Sungai Yordan” adalah lambang maut, “tiang api” dan “tiang awan” melukiskan cara Tuhan memelihara umatNya.

Perjalanan hidup orang Kristen di dunia ini adalah perjalanan yang panjang. Umat Allah merasa lemah. Mereka memerlukan pemeliharaan – Allah menyediakan “roti surga”. Mereka merasa haus – Allah membukakan mata air dari bukit batu untuk memberi mereka “air yang menyembuhkan”. Mereka memerlukan tuntunan – Allah menyediakan “tiang api dan tiang awan”. Allah mengadakan (Yehovah Jireh) adalah pesan lagu ini – bahkan hingga saat kematian, ketika Allah memberikan orang-orang percaya jaminan kehadiranNya dan membawa mereka sampai di “negeri perjanjian” dengan selamat. Amin.

Tuntun Aku, Tuhan Allah

Categories: Hymn Stories

Author: Gracelia Cristanti

Bitnami