Latest Post

To God be the Glory

Lirik: Fanny J. Crosby (1820 – 1915)

Musik: William Howard Doane (1832-1915)

Fanny Jane Crosby dilahirkan dari keluarga sederhana di Southeast, New York tanggal 24 Maret 1820. Karena penanganan medis yang tidak tepat, ia mengalami kebutaan pada usia enam minggu. Pada umur delapan tahun ia sudah mulai menulis syair. Dengan cermat ia mendengarkan siapapun yang rela membacakannya. Ia mengembangkan daya ingatnya. Pada umur sepuluh tahun ia berhasil menghafal isi dari kelima kitab pertama dalam perjanjian lama dan keempat kitab injil dalam perjanjian baru. Selama hidupnya, ia adalah seorang Kristen yang setia di St. John’s Methodist Episcopal Church di New York. Ia bersekolah di New York School, khusus untuk penyandang tuna netra dan mengajar di sekolah itu juga. Tahun 1858, ia menikah dengan sorang pemusik tuna netra, Alexander Van Alstyne, seorang guru musik yang paling dihormati di kalangan institusi tuna netra.

Dalam otobiografinya ia menulis, “Aku percaya Tuhan mengijinkan aku menjadi buta karena keteledoran dokter yang merawatku, sebagai saranaNya menjadikan kebutaanku sebagai berkat”. Lebih lanjut ia menulis bahwa suatu kali ia berdoa demikian, “Tentang kebutaanku ini ya Tuhan, ada yang ingin kusampaikan padaMu. Mulanya aku sulit menerimanya. Kemudian aku belajar untuk menerimanya. Sekarang, sesuatu yang lebih baik terjadi. Aku mensyukurinya”

Atas apa yang sudah dia alami dalam hidupnya ini, Fanny menuliskan: “Terpujilah Allah, hikmatNya besar!”. Tuhan melakukan hal besar bagi kita: mencipta, mengaishi, melindungi, dan mengutus AnakNya yang Tunggal untuk menebus kita. Karena itu marilah kita bersukacita di dalam Tuhan.

To God be the Glory

Categories: Hymn Stories

Author: gracelia Christanti

Bitnami