Latest Post

Roh-ku Tenang (Be Still my Soul)

Katherine von Schlegel, 169

Jean Sibelius, 1865-1957

Mzm 46:10 – “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!”

Pada tahun 1500an bangkitlah gerakan reformasi yang dimulai oleh Martin Luther. Gerakan itu kemudian berkembang dan diikuti oleh gerakan yang lainnya seperti Pietisme, Puritan, dan Wesleyan. Pietisme muncul di Jerman yang dipimpin oleh Philip Jacob Spener. Dia adalah seorang pendeta di gereja Lutheran Berlin. Walaupun tidak menulis suatu lagu, tapi dia mendorong perkembangan lagu-lagu kristen saat itu. Lagu-lagu yang diangkat berisikan mengenai kesalehan, pengalaman kristen dan kesetiaan pada alkitab.

            Katherine von Schlegel adalah salah satu penulis lagu yang berada dalam gerakan ini. Dia adalah seorang Lutheran dan mungkin sekali pernah masuk dalam suatu seminari wanita di Jerman. Dia membuat banyak lagu-lagu yang kemudian dipublikasikan pertama kali pada 1752. Semua lagunya dalam bahasa Jerman. Tapi tidak semua lagu-lagunya diterjemahkan ke bahasa inggris. Lagu ini diterjemahkan kira-kira 100 tahun kemudian oleh Jane Borthwick yang lahir di Edinburgh pada 9 April 1813. Sedangkan musiknya ditulis oleh Jean Sibelius. Salah satu komposer terkenal dari Finlandia. Musiknya sangat kental akan nuansa nasionalis. Musik dari lagu ini dia tulis pada 1899 untuk menggambarkan keindahan alam Finlandia.

            Lirik lagu ini menyatakan agar kita tetap tenang karena Allah beserta kita. Dia adalah Allah yang berdaulat atas sejarah. Walaupun kita mengalami kesedihan, kita harus ingat bahwa Allah beserta kita dan menikmati sukacita yang Tuhan berikan kepada kita.

 

Roh-ku Tenang (Be Still my Soul)

Categories: Hymn Stories

Author: gracelia Christanti

Bitnami