Latest Post

Puji Tuhan yang Maha Kuasa

Joachim Neander (Neumann) (1650 – 31 Mei 1680) adalah seorang guru, teologian dan penulis hymn dari kalangan Reformed Jerman. Ia menulis kurang lebih 60 hymn dan sekaligus juga musiknya. Ia salah satu penulis hymn penting dalam sejarah gereja reformed. Neander lahir di Bremen. Ayahnya adalah guru bahasa latin. Sedangkan kakeknya adalah seorang musisi. Sejak ayahnya meninggal, dia tidak bisa membiayai ke sekolah teologi yang terbaik saat itu. Maka dia kemudian mengambil sekolah teologi yang ada di kampung halamannya dari tahun 1666 sampai 1670. Awalnya dia tidak terlalu bersemangat belajar di sana. Tapi setelah mendengar kotbah dari Theodor Undereyk, dia menjadi lebih serius dalam belajar teologi di sana. Pada 1671, dia menjadi pengajar pribadi di Heidelberg dan pada 1674, dia menjadi pengajar bahasa latin di Düsseldorf. Dia pun tinggal di Düsseldorf dan banyak mendapatkan inspirasi untuk hymnnya di sana. Pada 1679, Neander menjadi gembala di satu gereja reformed di Bremen. Namun satu tahun kemudian, dia meninggal karena penyakit tuberculosis.

“Praise to the Lord, the Almighty” adalah salah satu himne yang sangat terkenal dari Joachim Neander. Aslinya ditulis dalam bahasa Jerman berjudul “Lobe den Herren, den mächtigen König der Ehren“. Lagu ini dipublikasikan pada 1680. Melodinya sendiri dipublikasikan oleh Neander pada 1665. Teksnya terinspirasi kitab Mazmur. “Lobe den Herren” adalah dari bahasa Jerman yang artinya “Praise the Lord!”. Frase ini sangat banyak dalam alkitab, khsusnya dalam Mazmur. Bait pertama menyatakan mengenai Tuhan sebagai Pencipta dan Penebus. Allah layak dipuji, Dialah raja atas alam semesta (Mazmur 24:1-2; 47:2; 97:1; 103:19). Dia-lah sumber hidup kita (Mazmur 103:3) dan keselamatan kita. Bait kedua menyatakan mengenai Tuhan sebagai pemelihara ciptaanNya. Bait ketiga menyatakan mengenai pemeliharaan khusus Tuhan atas umat pilihanNya. Setiap bait-Nya diakhiri dengan suatu ajakan untuk menyatakan pujian memuliakan Tuhan. Sebagaimana Daud menyatakan Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, dan biarlah seluruh umat mengatakan: “Amin!” Haleluya!” (Mazmur 106:48). Dan diakhir dari kitab Mazmur dinyatakan: Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya” (Mazmur 150:6).

Puji Tuhan yang Maha Kuasa

Categories: Hymn Stories

Prise ye The Lord

Author: gracelia Christanti

Bitnami