Latest Post

PERAN ORANGTUA DALAM MENENTUKAN PASANGAN HIDUP UNTUK ANAKNYA

Pdt. Tumpal H. Hutahaean M.T.h

 

                Hari ini kita akan belajar tentang tokoh Abraham yang berkaitan dengan seluruh rancangan dia mencarai isteri untuk Ishak, jadi disini saya akan melihat fokus peran orang tua dalam menentukan pasangan hidup untuk anaknya  saya akan membacakan dari Kejadian 24:1-67

1 Adapun Abraham telah tua & lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.  2 Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa  atas segala kepunyaannya,  katanya: “Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku, 

3 supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit & yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam

5 Lalu berkatalah hambanya itu kepadanya: “Mungkin perempuan itu tidak suka mengikuti aku ke negeri ini; haruskah aku membawa anakmu itu kembali ke negeri dari mana tuanku keluar?”  6 Tetapi Abraham berkata kepadanya: “Awas, jangan kaubawa anakku itu kembali ke sana.

10 Kemudian hamba itu mengambil sepuluh ekor dari unta tuannya & pergi dengan membawa berbagai-bagai barang berharga kepunyaan tuannya; demikianlah ia berangkat menuju Aram-Mesopotamia ke kota Nahor.  11 Di sana disuruhnyalah unta itu berhenti di luar kota dekat suatu sumur, pada waktu petang hari, waktu

12 Lalu berkatalah ia: “TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham.  13 Di sini aku berdiri di dekat mata air, dan anak-anak perempuan penduduk kota ini datang keluar untuk menimba air. 

14 Kiranya terjadilah begini: anak gadis, kepada siapa aku berkata: Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, & yg menjawab: Minumlah, & unta-untamu juga akan kuberi minum dialah kiranya yg Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dgn begitu akan kuketahui, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu.”

22 Setelah unta-unta itu puas minum, maka orang itu mengambil anting-anting emas yg setengah syikal beratnya, & sepasang gelang tangan yg sepuluh syikal emas beratnya,  23 serta berkata: “Anak siapakah engkau? Baiklah katakan kepadaku! Adakah di rumah ayahmu tempat bermalam bagi kami?”

50 Lalu Laban & Betuel menjawab: “Semuanya ini datangnya dari TUHAN; kami tidak dapat mengatakan kepadamu baiknya atau buruknya.  51 Lihat, Ribka ada di depanmu, bawalah dia & pergilah, supaya ia menjadi isteri anak tuanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.” 

58 Lalu mereka memanggil Ribka & berkata kepadanya: “Maukah engkau pergi beserta orang ini?” Jawabnya: “Mau.”

64 Ribka juga melayangkan pandangnya & ketika dilihatnya Ishak, turunlah ia dari untanya.

67 Lalu Ishak membawa Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, & mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintainya & demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggal.

2 Korintus 6:14

14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran & kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

Pendahuluan

            Salahkah jika orangtua (Abraham) turut campur untuk mencarikan istri bagi Ishak? maka jawabannya tidak salah peran orang tua harus bisa mengkondisikan anak mengerti satu prinsip dalam memilih pasangan hidup dan jikalau anak itu memang tidak mendapatkannya maka kita boleh beroinisiatif seperti Abraham . karena jika dilihat pada konteks pada saat itu Ishak kira kira berumur 50 tahun lebih 175 tahun Abraham meninggal dan kita tahu pada waktu Ishak dan Ribka sudah punya anak kembar  disini kita melihat umur 15 tahun baru Abraham itu meninggal ketika Esau dan Yakub itu sudah remaja. disini kita melihat Abraham boleh ikut campur untuk menentukan sesuatu yang baik untuk masa depan anak cucunya dan jikalau orang tua justru tidak ikut campur membiarkan anaknya memilih sendiri, berjalan sendiri itu bisa salah dan orang tua tersebut tidak memiliki satu peran yang baik.

 

            Mengapa Abraham tidak setuju Ishak menikah dengan perempuan Kanaan? karen akita tahu, orang orang Kanaan menyembah berhala.  tidak seiman dengan Abraham yang menyembah Allah, maka Abraham tidak setuju anaknya menikah dengan orang orang yang tidak takut akan Tuhan.

            Mengapa Abraham menyuruh pelayanannya ke Haran? disini kita melihat bagaimana Abraham tau dia mempunyai saudara yang bernama Nahor dan Nahor mempunyai anak yang bernama betual didini Abraham memilih orang orang yang sudah dia kenal yang mengerti tentang Tuhan, mengerti bagaimana hidup mengutamakan Tuhan, bagaimana hidup dalam nilai ibadah.

            Bolehkah kita berdoa seperti “PelAb” (Eliezer – Kej 15:2)? Dia berdoa meminta satu bukti, minta satu penglihatan, oh Tuhan Allah dari pada Abraham, jikalau ada seorang wanita yang datang ketempat ini aku meminta supaya buyungnya dimiringkan, dia memberi aku minum dan 10 unta diberi maka itulah petunjukmu Tuhan, tunjukkanlah kasih setiamu. disini kita akan belajar bolehkah kita minta petunjuk pasangan kita digereja?

            Pasangan hidup adalah pilihan atau takdir dari Tuhan? pasangan hidup itu adalah pilihanmu. mengapa? karena kita manusia dicipta diberi kebebasan dalam nilai tanggung jawab. dan tanggung jawab harus mempunyai ketaatan. tanggung jawab harus mempunyai nilai kemuliaan Tuhan. disini kita bisa melihat bahwa Tuhan sudah menetapkan satu nilai ketetapan efektif atau determinate efektife, banayak oramg tua kadang melakukan satu dererminate yang bersifat pasif biarkan kedaulatan anaknya sendiri yang memilih, saat itulah kita menjadi orang tua yang tidak mengerti peran kita  oleh melakukan satu pengkondidian supaya anak itu mengerti standar pilihan yang tepat berdasarkan kacamata Tuhan.

Pembahasan

            Apa yang Abraham lakukan utk mendapatkan istri bagi Ishak? Apakah dia akan membuat membuat sayembara? tidak. Abraham sadar bahwa Ishak sudah sangat dewasa ibunya meninggal Sara berumur 9 tahun, dia begitu banyak perubahan, dia mulai suka menyendiri, Abraham sadar bahwa Ishak sudah dewasa, Ishak butuh seorang isteri, Ishak bukan tipe laki laki yang mudah jatuh cinta, dia bukan tipe laki laki yang tidak muudah terpengaruh dengan pandangan pandangan wanita yang ada dikanaan. disini kita melihat bahwa Ishak tidak sibuk dengan dirinya sendiri, dia tau sesuatu apa yang harus dikerjakan dengan baik untuk keluarganya. dan untuk Tuhan. disini kita melihat bahwa Abraham melakukantindakan yang tepat yaitu melakukan ketetapan efektif. diman Ishak percaya Tuhan maka dia akan mencari pasangan yang percaya Tuhan. dia mencari pasangan yang sungguh sungguh sudah teruji dalam nilai pendidikan karakternya, dan nilai dari pada kualitas orang tuanya maka disini kita melihat dia melakukan satu pengarahan supaya pilihan atau jodoh Ishak sesuai dengan standar Tuhan. ini yang disebut ketetapan efektif, jadi orang tua boleh melakukan determinate efektif, yaitu mengarahkan pilihan untuk anak anak kita  dengan plafon yang jelas. jikalau ini kita bandingkan dengan Amsal 31 : 10-31 isteri yang baik adalah isteri yang cakap bekerja dirumah, isteri yang baik adalah isteri yang cakap mengelolah harta dirumah, isteri yang cakap adalah isteri yang bisa mengelolah segala sesuatu yang berkaitan dengan ternak berkaitan dengan hasil ladang semua dikerjakan., dan isteri yang baik adalah isteri yang bsia dihandalkansdalam segala hal. disini kita belajar bagaimana tuntutan dari pada perjanjian lama dan khususnya Amsal yang ditulis Salomo ternyata ditutup dengan pasal 31 yaitu isteri yang takut akan Tuhan. mengapa demikian? karena kita tahuib salomo permah jatuh didalam dosa oleh karena cinta. didalam bagian inilah cinta itu jangan dianggap sepele, cinta itu bisa menghancurkan, tetapi sebaliknya cinta itu bisa membahagiakan kita.

Disini kita melihat ayat 26 : 14 bagaimana yang tadi kita baca, orang orang Kristen harus berpadu cintanya dan harus menikah dengan orang orang yang seiman bukan dengan orang yang durhaka disini mengajarkan kepada kita yang disebut pernikahan adalah kesatua iman  bukan sekedear kesatuan cinta. bukan saja dengan kesatuan iman tetapi dengan kesatuan visi. kesatuan dengan nilai memuliakan nama Tuhan, bukan kesatuan yang bahagia menurut dengan apa yang mereka suka. disini kita melihat Abraham menentukan ketentuan yang efektif. apa yang dia lakukan? Mengutus Pelayanannya (Eliezer) ‘pergilah engkaui ke aram carilah kepada adikku disitulah engkau akan menceritakan bahwa akuy sudah mempunyai anak yang bernama Ishak, dia sudah sangat dewasa dia sudah membutuhkan isteri. didalam bagian ini kita ,melihat Tuhan memakai Eliezer untuk pergi , Eliezer pun penuh dengan keraguan, Abraham jikalau aki tidak menemukan perempuan , bolehkah anakamu Ishak kubawa ke Aram? Tidak. ketahuilah engkau pergi malaikat besertamu. lalu Eliezer pergi dengan iman Abraham mengutus dia kekota Urkasdim pada saat itu. lalu Eliezer pun berdoa “Tuhan tunjukkanlah kasih setiamu supaya seluruh perjalananku ini berhasil, tunjukkanlah kasih setiamu. kita melihat seorang pekerja waktu dikasihi tugas maka dia akan terus meminta pertolongan kepada Tuhan karena dia menyadari ini tidak mudah, dia terus bersandar kepada Tuhan karena ini misi yang sangat sulit. ,megapa ini misi yang sangat sulit? karena daerah Urkasdimn pada saat itu luas, maka pada saat itulah dia gentar, khawatir, apakah aku akan menemukan wanita itu ? yang menariknya dia mengelolah seluruh ke khawatirannya itu dan bersandar kepada Tuhan dan dia pun berdoa.  dan pada waktu dia berdoa dan beradsa ditepian dari pada kota Urkasdim dia ada ditepian sumur pada saat itu doanya lebih dalam lagi. ‘Tuhan jikalau ada yang datang ketempat ini aku meminta berilah kepadaku air minum miringkanlah dari pada buyungku aku ingin minum dan pada waktu dia memberi akyu minum dengan unta unta ku Tuhan itulah petunjukkmu. tunjukkanlah Tuhan kasih setiamu supaya aku mendapatkan orang yang seperti itu.  kita melihat apa yang didoakan terjawab oleh Tuhan.

Ada seorang wanita yang bernama Ribka elok parasnya, dan datang kepada dia dan dia meminta bolehkah engkau memiringkan buyungmu aku akan minum, seketika itulah ia dikasih minum dan 10 untanya pun ikut dikasih minum., permintaan dari Eliezer adalah pengujian  karakter dari pada Ribka. Ribka pun rela menimba air untuk memberi 10 unta tersebut dan 10 unta tersebutpun puas meminum air, . setelah itu kita melihat kembali kemurahan hati Ribka , ia menawarkan suatu jeramih  kepada Eliezer, Ribka pun rela melayani Eliezer. pertemuan itu langsung membuat Eliezer percaya inilah wanita yang tunjuk Tuhan untuk menjadi isteri dari hambaku Ishak. setelah Eliezer mengetahui Siapa Ribka tersebut, Eliezer merasa senang dan sembah sujud kepada Tuhan. kita melihat suatu gambaran bagaimana dia berhasil dan tidak sombong, misi yang dijalankan oleh Eliezer  adalah misi yang imposible, ternyata pada waktu dioa berjalan maka Tuhan membukakan jalan untuk Eliezer dan dia kembali kepada sikap ibadah dan sama sekali tidak memuji diri dan menyombongkan diri.

 

     Mengapa Ribka mau menikah dengan Ishak yang belum dikenal? pada waktu Ribka sudah menerima pemberian, gelang dan anting emas, dia segera pergi melapor seisi rumah dan Ribka pun menemui Laban, Laban pun penasaran, siapakah orang ini? lalu Laban pun bergegas untuk menemuinya setelah itu mereka tau bahwa inilah utusan dari pada Abraham. dan pada waktu Eliezer dipersilahkan datang kerumah semua cerita diulang dan saat itulah dia mewminta untuk membawa Ribka kepada Abrahan dan menikah dengan Ishak. Ribka mau menikah denganm Ishak karena dia percaya dengan iman. misi mereka adalah misi untyk menjadi bangsa yang takut akan Tuhan, menjadi bangsa yang besar. disini kita percaya sekali bahwa Ribka mendengar cerita itu sehingga pada waktu dikatakan oleh Eliezer  siapakah namamu? siapakah nama orang tuamu? Eliezer pun berkata “aku adakah utusan Abraham”. disini kita bisa melihat pentingnya iman didalam kita mewujudkan apa yang kita mau. kita melihat Ishak berjalan dipadang,  dan menurut kita apakah Ishak tau apakah Abraham mengutus Eliezer ke Urkasdim?  Ya Tau. disini kita tau bahwa Ishak pun punya reatret pribadi. pertamyaannya bagaimana kita tahu bahwa Ribka dan Ishak mempunyai perasaan yang terpadu dalam Tuhan? ada realita pandangan, disni kita melihat bagaimana sebetulnya Ribka itu mengaminkan seluruh isi itu, pada waktu mamanya meminta kepada Eliezer “ Hambaku dari pada Abraham bolehkah aku minnta 10 hari saja aku melepaskan rindu dengan anakku Ribka, jangan cepat engfkau membawa dia pergi , lalu Eliezer berkata tidak bisa semua permintaan dari tuanku Abraham semuanya harus dibawa pulang dan mereka pun harus tunduk karena mereka tau ini adalah perintah Tuhan. maka ketika Ribka masih berjalan dari jam lepas jam  naik unta dari jauh Ribka sudah fokus apa yang dia p[andang lalu dia bertanya kepada Eliezer Siapakah pemuda itu? Eliezerpun menjawab itu adalah Iashak calon suamimu Ribkapun kaget dan berdebar hatinya setelah mengetahui siapa pemuda tersebut. setelah itu dia bergegas turun dari pada untanya dan memakai kain untuk menutupi wajahnya. Ishakpun terpanah melihat Ribka. realita pandangn mereka itulah yang membuat pandangan tersebut terpadu. cinta dibangun atas dasar pengenalan , Ribka sangat terpaku melihat Ishak dan Ishakpun sangat mencintai Ribka. Ishak pun sangat terhibur memiloki seorang isteri.

 

     Salahkah Abraham membuat satu misi untuk Eliezer pergi ke Urkasdim? Tidak. jadi saudara jikalau orang tuamu membuat satu plafon kriteria pasangan berdasarkan Alkitab itu adalah suatu hal yang baik. jikalau orang tuamu membuat satu kriteria berdasarkan suku itu tidak baik. didalam bagian inilah kita melihat Abraham satu deretminate efektif, ketetapan efektif berdasarkan standar Tuhan Abraham tidak mau jikalau Ishak menikah dengan orang yang tidak takutakan Tuhan didalam bagian ini hai engkau yang belum menikah cari pasangan hidup yang sudah lahir baru (anak terang) orang yang mencintai hidup terang dan hidup yang suci. Bertumbuh Iman & Karakternya dalam Kristus, mencari pasangan yang bertumbuh imannya, mengaku Kristen hari minggu tidak kegereja, mengaku Kristen tidak baca Alkitab, mengaku Kristen tidak bersaat teduh, mengaku Kristen tetapi berkarakter yang buruk, itu adalah Kristen tanpa Kristus. Dewasa Hidupnya (Mandiri,  Bertanggung jawab, & Menghormati orangtua) engkau harus menguji hidupnya, kemandiriannya, harus mempunyai nkedewasaan didalam hidupnya, bisa diandalkan dalam nilai pekerjaan, bisa diandalkan dalam nilai tanggung jawab, menghormati orangtua, jika engkau hanya menikah dengan orang yang ganteng tapi tidak cakap bekerja jangan menikah dengan kegantengannya. Melayani Tuhan Yesus orang yang sungguh sungguh mau menjadi pasanganmu dia harus melayani Tuhan dan tidak sibuk dengan urusannya sendiri, Memiliki Cara Pandang yg Alkitabiah. banyak yang mengaku orang Kristen tetapi cara pandangnya tidak menunjukkan bahwa dia adalah orang Kristen, dengan uang materialis, memandang hebat dengan apa yang dia hasilkan melalui pekerjaanya, jikalau engkau mencari pasangan carilah pasangan yang memandang uang, pekerjaan, dan segala sesuatu  yang Alkitabiah. Berpikir & Bersikap Positif (Solusi), carilah pasanganmu yang berfikirnya matang selalu bersikap positif, jika mempunyai masalah dan tantangan maka dia akan memikirkan bagaimana solusinya, bkan menyalahkan engkau, bukan menyalahkan latar belakangmu , selalu berfikir solusi berfikirnya matang didalam kriteria Tuhan.

   Mengapa ada orang yang menyesal ketika dia sudah menikah? karena dia memilih pasangan bukan yang berkarakter, tetapi dia meilih orang yang berkepribadian.  karakter adalah substansi, kepribadian adalah bonus, maka 9 Buah Roh dsisebut karakter, isi Khotabah dibukit adalah karakter spiritualis. Kesalahan memilih kriteria pasangan hidup – Berkepribadian Tampan, Cantik, Menarik jikalau kriteriamu tampan, cantik, menarik dan lahiriah itu salah, maka kita harus mementingkan yang rohaniah. Pribadi yg menyenangkan – humoris banayk orang orang pembunuh yang sadis adalah juga humoris, tapi dilain pihak dia pisikopat, hati hati dibalik orang orang humoris menyenangkan dan ada juga pribadinya yang gelap. Pribadi yg menyukai Travelling, Shopping, Adventure, Film, Music, dll. berhati hatilah memiliki pasanganyang menyukai hobby tersebut. Pribadi yg Romantis & perhatian. orang perancis dalam budayanya memang romantic, sampai dia bisa menebarkan keromantisannya dimana mana, walaupun Prancis bisa dikiatakan budaya yang romantic belum tentu bisa dihandalkan dalam banyak hal, jikalau engkau sudah menikah dengan orang  yang berkarakter Tuhan, romantic dan perhatian itu adalah bonus. maka jangn kejar bonusnya dulu. Pribadi yang Lembut (Ramah) & Tenang (tidak banyak bicara) engkau berdoa supaya Tuhan kasih engkau pasangan yang lembut karena engkau trauma punya papa yang kasar jika Tuhan kasih engkau pasangan yang ramah, lembut itu adalah bonus. Pribadi yang menyukai Sport / berbadan Atletis, Pribadi yang kaya. jika hal ini engkau mutlakkan engkau gagal didalam Tuhan, engkau harus siap memikul salib pada waktu engkau membina rumah tangga.  banyak diantara kita yang salah, maka disini kita harus belajar apa yang diperintahkan Abraham kepada Eliezer pilihkanlah jodoh untuk anakku dari pada Nahor, Eliezer juga bukan orang yang bodoh dia juga pintar, pada saat itu dia tidakmempunyai petunjuk tetapi dia memointa satu kriteria dia meminta seorang wanita yangb memiliki satu karakter yang baik disitu kita melihat akhirnya Tuhan menunjukkan Ribka. disini kita harus sadar bahwa pilihanmu harus orang orang yang brrkaraker bukan orang orang yang berkepribadian dan akhirnya tidak mempunyai karakter Tuhan, jika  engkau sudah salah sebagai orang tua minta ampunlah kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati Kita semua . Amin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERAN ORANGTUA DALAM MENENTUKAN PASANGAN HIDUP UNTUK ANAKNYA

Categories: Transkrip

Pdt. Tumpal H. Hutahaean M.T.h

Author: gracelia Christanti

Bitnami