Latest Post

Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN (Mazmur 40:4)

Pemazmur menyanyikan pujian baru yang diberikan Allah karena Ia telah menyelamatkannya. Pemazmur yang tadinya berada di posisi yang begitu terpuruk dan tanpa pertolongan kemudian mendapatkan pertolongan sehingga ia bersukacita. Hal itu disaksikan oleh banyak orang. Mereka melihat, menjadi takut, dan kemudian percaya kepada Tuhan.

Kemalangan pemazmur dan pertolongan Allah baginya ternyata menjadi kesaksian bagi banyak orang. Mereka melihat apa yang Allah kerjakan di dalam hidup pemazmur itu. Hidup pemazmur itu menjadi kesaksian bukan karena pemazmur itu sendiri tetapi karena Allah bekerja dalam hidupnya. Kita bisa bersaksi bukan karena kebaikan kita tetapi karena Allah yang menyatakan kesaksian itu melalui hidup kita.

Kesaksian yang ditampilkan melalui hidup pemazmur itu membuat banyak orang menjadi takut. Hal yang luar biasa dan tak terduga terjadi di depan mata mereka. Kekuatan Allah yang begitu dahsyat membuat dunia gemetar. Rasa takut tersebut kemudian membuat mereka percaya kepada Allah, bukan lari dari pada-Nya. Rasa takut akan Allah tersebut bisa membuat mereka takut berdosa.

Pertanyaan Renungan: Ingatkah kita saat-saat Tuhan menolong kita? Sudahkah kita menjadi kesaksian karena pertolongan Allah? Punyakah kita rasa takut akan Allah yang mendorong kita untuk percaya kepada-Nya?

Bitnami