Latest Post

Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung (Mazmur 40:6)

Pemazmur mengajak kita untuk melihat ke masa lampau. Tuhan telah banyak melakukan perbuatan yang besar bagi umat-Nya, termasuk kita. Perbuatan-perbuatan itu menjadi saksi atas kebaikan Allah. Ini berarti kita tidak akan pernah kehabisan alasan untuk mengucap syukur kepada Tuhan. Jika kita merasa tidak ada hal yang bisa kita syukuri, maka sangat mungkin hal itu terjadi karena kita kurang menyimak apa yang Allah kerjakan di dalam hidup kita dan sekitar kita, termasuk gereja lokal kita.

Allah kita hidup dan Ia terus berkarya. Ia tidak tertidur dan Ia tidak pernah tidak peduli. Ini berlawanan dengan konsep Deisme yang menyatakan bahwa Allah telah menciptakan dan pergi meninggalkan ciptaan-Nya. Sebaliknya, Allah terus aktif dan terus menyertai umat-Nya.

Daud berkata ‘Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung‘. Ini bukan berarti bahwa Daud tidak memberitakan perbuatan Allah karena jumlahnya terlalu banyak. Daud mau memberitakan segala perbuatan Allah, namun jumlah yang terlalu besar itu membuat Daud hanya dapat memberitakan sebagian dari semua pekerjaan Allah. Ini berarti kita tidak akan pernah kehabisan bahan untuk bersaksi. Bersaksi untuk Tuhan itu tidak membosankan karena apa yang kita nyatakan bisa begitu beragam.

Pertanyaan renungan: Apakah kita senantiasa menyimak apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita dan sekitar kita? Apakah kita menyadari bahwa Allah sudah melakukan begitu banyak hal untuk menyatakan kebaikan-Nya? Sudahkah kita bersaksi tentang kebaikan Allah?

Bitnami