Latest Post

Mengapa orang Kristen harus mempelajari etika Kristen? Dalam buku “The Doctrine of the Christian Life“, John Frame menjawab:

“Hamba-hamba Yesus adalah orang-orang yang memiliki perintah-Nya dan melakukannya (Yohanes 14:21). Berkali-kali Yesus menyatakan ‘Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku’ (Yohanes 14:15; band. ayat 21, 23; 15:10; 1 Yohanes 2:3-5; 3:21-24; 5:3). ‘Perintah baru’ Yesus adalah ‘supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi’ (Yohanes 13:34). Kasih adalah tanda dari Gereja yang membedakannya dari dunia: ‘Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi’ (ayat 35). Ini bukan mengatakan bahwa kita diselamatkan oleh perbuatan, ketaatan, atau dengan melakukan perintah-Nya. Hal ini menyatakan bahwa jika kita ingin menjadi murid Yesus, maka kita harus setia (devoted) melakukan perbuatan/pekerjaan baik (Titus 3:8; band. Matius 5:16; Efesus 2:10; 1 Timotius 2:10; 5:10; 6:18; 2 Timotius 3:17; Titus 2:7, 14; 3:14; Ibrani 10:24; 1 Petrus 2:12). Jika kita mau setia (devoted) melakukan perbuatan/pekerjaan baik, maka kita harus tahu perbuatan/pekerjaan mana yang baik dan mana yang buruk. Jadi kita perlu mempelajari etika [Kristen].”

Seringkali orang Kristen salah menilai apa yang baik dan yang buruk. Untuk itulah Allah memberikan Alkitab dan orang Kristen harus membacanya senantiasa. Hidup benar orang Kristen, tidak bisa tidak, bergantung pada apakah orang Kristen mengerti perintah Tuhan dalam Alkitab atau tidak.

Sudahkah kita membaca Alkitab kita secara rutin? Apakah di dalam proses waktu kita semakin peka dan mengerti akan apa yang Tuhan kehendaki dan benci?

Bitnami