Latest Post

KAULAH YA TUHAN SURYA HIDUPKU

(BE THOU MY VISION)

Mary E. Byrne, 1905 (Tej. Ing)

Eleanor H. Hull, 1912 (syair)

Judul dalam Bahasa Indonesia “Kaulah, Ya Tuhan, Surya Hidupku”

Tidak ada generasi yang telah membuktikan Kitab Suci adalah benar lebih daripada bahwa “bila tidak ada Wahyu/Vision, menjadi liarlah rakyat” (Amsal 29:18). Namun, saat terdapat bukti di mana-mana bahwa apa yang dikatakan Malcolm Muggeridge adalah sangat tepat, karena ketika manusia “menolak Kristus bukan berarti mereka lalu tidak mempercayai apapun; yang benar adalah mereka lalu percaya apapun.” Dalam banyak hal masyarakat Barat mirip dengan masyarakat Yunani kuno yang dikenal oleh Rasul Paulus, dimana tren teologi dan filsafat dapat berubah dengan sangat cepat.

Dunia saat ini sedang berada dalam kegelapan. Manusia meraba-raba untuk menemukan jalan. Tetapi, sungguh menyedihkan mereka sering menganggap diri berada dalam terang. Ketika mereka bertemu Kristus barulah mereka mulai menyadari bahwa apa yang dulu mereka anggap cahaya terang benderang disiang hari sesungguhnya hanyalah cahaya yang redup di kala senja. Kristus menolong mereka melihat Allah dan melihat diri. Dan ketika hal ini terjadi, seluruh pandangan mereka dirubah. Hidup memiliki tujuan yang baru. Mereka memiliki nilai yang baru. Masa depan memiliki optimisme yang baru karena Kristus Surya hidup mereka (Christ is their Vision)

 

Source : The Worship Chruch (Hope Publising Company

KAULAH YA TUHAN SURYA HIDUPKU

Categories: Hymn Stories

Author: gracelia Christanti

Bitnami