Latest Post

Jaminan Pekerjaan Roh Kudus Dalam Hidup Kita

Pdt. Tumpal Hutahaean

 

Jaminan Pekerjaan Roh Kudus dalam Hidup Kita; Hidup yang memuliakan Tuhan dalam Kehendak Allah dan bagaimana kehendak Allah memimpin kita kearah hidup memuliakan Tuhan dan bagaimana kita mengerti bahwa kita sudah dalam program Tuhan untuk memuliakan Dia.

Efesus 1:11-13, Aku katakan “di dalam Kristus,” karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan  —  kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya —  supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. Di dalam Dia kamu juga  —  karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu  —  di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.”

Hari ini kita melihat satu keindahan Firman di mana Rasul Paulus mencatat ada satu peralihan pada waktu dia menulis 3 kali kehendak Allah di dalam bagian pasal  1 maka 3 kali dia menulis hal yang sama berkaitan dengan kemuliaan Allah. Berarti Kita bukan saja milik Tuhan, bukan saja kita hidup dalam kehendak Tuhan tetapi kita hidup di dalam satu garis yaitu menjadi satu nilai kemuliaan bagi Dia. Kita akan senantiasa dibentuk oleh Tuhan untuk kita menjadi sungguh-sungguh mulia bagi Dia. Dalam Efesus 1:5 dikatakan “Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.” Dilanjutkan “supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya” (Efesus 1:6). Jadi saudara saya percaya sekali pada waktu kita ditentukan oleh Tuhan untuk menjadi anak-anak-Nya yaitu supaya terpujilah kasih karunianya yang mulia di dalam kehidupan kita. Artinya pada waktu kita dipilih oleh Tuhan dan Tuhan punya maksud supaya hidup kita memuliakan nama Dia. Demikian dalam ayat 9 “Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita,” untuk apa? “supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya” (Efesus 1:12). Artinya Allah menyatakan kepada kita rahasia kehendaknya:

(1) Rahasia yang terbesar yang sudah Tuhan ungkapkan yaitu nilai keselamatan yang pasti dalam Yesus Kristus. Tidak semua bangsa, tidak semua suku, dan tidak semua bahasa mengerti satu rahasia yang terbesar yaitu keselamatan hanya di dalam Yesus Kristus.

(2) Pengertian akan firman Tuhan. Firman Tuhan berkata,pada waktu Kristus mengajarkan perumpamaan. Perumpamaan di situlah kita mengetahui dibalik cerita kita mengerti arti yang dalam dan tidak semua bisa mengerti semua perumpamaan-perumpamaan itu. Jikalau Tuhan tidak mengungkapkan pikiran Dia kepada satu nilai pikiran dalam pimpinan Roh Kudus, maka tidak semua orang bisa mengerti akan perumpamaan-perumpamaan dari Tuhan Yesus. Kita percaya sekali satu Rahasia demi rahasia tentang satu hidup yang kekal , tentang satu hidup yang berarti Tuhan sudah ungkapkan kepada kita karena itulah kita bersyukur Allah boleh memberikan kepada kita yaitu satu nilai rahasia kehidupan kekal dalam Kristus. Kita bersyukur kepada Dia karena kita diberikan satu rahasia bagaimanakah hidup kita berarti di dalam Dia.

(3) Peperangan rohani. Maka yang ketiga rahasia yang diungkapkan adalah bagaimana kita hidup kita menang melawan serangan-serang setan di dunia ini. Banyak orang tidak sadar hidup ini adalah peperangan. Orang pikir namanya peperangan dilihat matanya di depan ada musuh. Justru Alkitab mengatakan musuh yang paling berbahaya adalah musuh di dalam dirimu sendiri. Bagaimana kita bisa mengalahkan setiap keinginan kepuasan kita yang tidak suci? hanya ada satu hidup dalam Kristus, hidup dalam ketaatan Kristus memandang Kristus bukan melihat diri kita. Bagaimana kita menang melawan dunia ini dengan segala tawaran-tawarannya? Mungkinkah orang Kristen akhirnya terjebak dengan tawaran dunia dalam kebanggaan dalam aspek-aspek kepuasan diri? Mungkin, bagaimana kita mengalahkan? Yaitu berdasarkan iman. Bagaimana kita mengalahkan kuasa setan? Di dalam Efesus 6 dikatakan dengan jelas ada nilai peperangan: kesucianmu dan ketaatan memberitakan Injil.

Tujuan kita diselamatkan adalah “menjadi pujian-pujian bagi kemuliaan Tuhan” (ayat 12). Ketika di tanya bagaimana engkau mengerti bahwa engkau boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan Tuhan? 1. Hidup kita terus menyatakan satu hidup yang kekal. 2. Hidup kita berarti karena kita mengalami perubahan dalam terang Firman sehingga kita menjadi berkat bagi orang lain. 3. Kita punya kemenangan iman. Dengan tujuan untuk memuji kemuliaan Allah. Allah membuat satu keputusan, di mana keputusan Allah tidak pernah gagal. Keputusan Allah yang luar biasa dalam kehidupan kita yaitu Dia menjadikan kita sebagai miliki-Nya. Dia akan menjadikan kita dalam karya kehendaknya yaitu kita pasti akan mengalami satu penebusan dan dikatakan di dalamnya kita akan memuji dan memuliakan nama Tuhan. Demikian setiap kita yang mengambil suatu keputusan dalam hidup kita. Setiap keputusan kita menyatakan siapa diri kita di hadapan Tuhan. Decision Making menjadi satu nilai tertinggi untuk dinilai dari konsep keputusan etis. Maka sebelum orang memiliki keputusan etis selalu orang punya pertimbangan etis. Pertimbangan etis orang Kristen harus dipengaruhi oleh iman dan kebenaran Firman. Seluruh pertimbangan Etis orang Kristen harus melihat dampak nilai garam dan nilai terang bagi dunia. Resiko hidup kita tidak menjadi berkat bagi orang lain harus diminimalkan seminimal mungkin. Maka keputusan Tuhan kembali lagi yaitu memiliki menebus kita, menjamin kita memproses kita menjadi satu hidup untuk memuliakan Tuhan itu adalah satu pekerjaan yang mungkin mengandung resiko. Mungkinkah kita orang Kristen tidak memuliakan Tuhan? Maka ketika Tuhan memilih kita resikonya besar tetapi Tuhan memilih kita karena Dia mengasihi kita. Kalau sungguh Allah mengasihi kita, ketakutan itu hilang. Pada waktu kita mengasihi Allah yang terbaik bagi Dia kita akan berikan. Ketika Allah mengasihi kita, Allah memilih kita di dalam satu aspek tetapi Allah pun bekerja bagaimana kita tidak mempermalukan Dia, Allah Bapa akan mengutus Roh Kudus. Di sini kita percaya berarti program Tuhan untuk bagaimana kita dijamin oleh Allah Roh Kudus bagaimana program kita dibentuk oleh Roh Kudus merupakan hal yang pasti. Kita menjadi pujia-pujian bagi kemuliaanNya.

Setiap hidup kita selalu punya aspek percaya (trusted), yang tertinggi jikalau kita punya aspek percaya kepada Kristus (trusted in Christ) dalam segala hal. Dan di dalamnya kita percaya the sovereignty of God yaitu satu kedaulatan Tuhan untuk hidup kita. Kita menemukan bagaimana seharusnya kita percaya Allah Roh Kudus adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya. Dalam hidup kita ada Allah Roh Kudus yang menjamin bagian kita artinya semua mau dipimpin oleh Roh Kudus. Mungkinkah orang Kristen menolak Roh Kudus, atau menghujat Roh Kudus? Jikalau orang Kristen menghujat Roh Kudus tidak mungkin tetapi jikalau untuk sementara waktu dalam momentum tertentu kita akhirnya menolak Roh Kudus itu mungkin. Sampai sejauh mana orang Kristen menolak Roh Kudus? Kita bisa menolak Roh Kudus hanya untuk sementara waktu maka pada waktu akhirnya Roh Kudus menghakimi kita, waktu Roh Kudus memukul kita di situlah pasti kita akan mengalami pertobatan kembali kepada Roh Kudus dan kita akan dipenuhi Roh Kudus. Kita akan selalu hidup suci, benar, dan dalam terang Roh Kudus. Siapa yang menjamin kita sampai pengangkatan hingga bertemu dengan Tuhan Yesus? Allah Roh Kudus, maka orang yang dipimpin oleh Roh Kudus akan mencintai Firman. Jadi jikalau kita boleh sungguh boleh mengalami penebusan hanya karena saat itu Kristus harus dikorbankan. Jadi redemption by substitution ditanggung oleh Yesus Kristus. Redemption bisa terjadi karena ada aspek justification by faith, yaitu aspek bagaimana hidup kita dibenarkan karena iman baru kita bisa mengalami redemption by substitution dan bagaimana hidup kita sudah mengalami redemption harus ada nilai yang namanya provisiation  satu nilai yaitu amarah Allah di redam oleh karena Kristus yang kita percayai menjamin kita menjadi anak Allah. Kita percaya sekali bagaimana akhirnya penebusan yang menjadikan kita untuk memuji kemulian-Nya.  Jadi Allah mengasihi kita dalam kemuliaan-Nya dan Allah memproses hidup kita juga dalam kemuliaan-Nya. Allah kita memilih Allah juga mau ikut campur dalam kehidupan kita dan Allah memproses hidup kita itulah tanggung jawab Tuhan. Bagaimana kita tahu kalau hidup kita sudah ada di dalam-Nya?

(1) Apabila kita berkata kita mengasihi Allah maka sebagai nilai buktinya, kita akan mengasihi Firman-Nya dan kehendak-Nya. Artinya waktu orang berkata aku mengasihi-Mu Tuhan ternyata dia tidak mengasihi Firman-Nya dan kehendak-Nya maka ini sekedar di mulut saja. Maka kita harus percaya inilah keputusan Tuhan untuk memuliakan Dia. Maka pada waktu engkau dalam keadaan sulit di Kantor, di tempat studi, di masyarakat dalam situasi apapun sadarlah keputusan yang engkau ambil untuk kemuliaan Tuhan bukan untuk dirimu sendiri.

(2) Kedua apabila kita hidup memuji kemulian-Nya bukan hanya sekedar mulut maka kita akan selalu beribadah kepada-Nya dengan perkataan dan perbuatan. Di dalam Yakobus dikatakan iman tanpa perbuatan adalah mati. Jikalau hidupmu beriman maka terbukti dari perkataan dan perbuatanmu not leaking anything, di dalam mulut kita tidak ada sesuatu yang kosong akhirnya menghasilkan sia-sia (emptiness). Tidak ada dalam hidup kita yang akhirnya terjadi sesuatu yang tidak berbentuk. Kita sudah mengalami satu nilai bentuk sehingga kita punya nilai keteguhan. Apabila kita hidup mentaati kehendak-Nya maka kita akan bertumbuh dalam menikmati kehendakn-Nya. Kita akan menikmati kehendak Tuhan, maka ada orang berkata mengapa engkau mau berjerilelah untuk Tuhan? Mereka tidak mengerti karena kita sedang menikmati kehendak Tuhan. Sukacita kita yang terbesar adalah waktu engkau dimenangkan Tuhan memenangkan banyak jiwa.  Kehendak Allah yang terbesar dalam kehidupan kita yaitu kita selalu hidup dalam ketaatan-Nya. Kemulian-Nya yang terbesar dalam hidup kita yaitu hidup kita selalu dalam kemuliaan-Nya. Yesaya 43:21 “umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyuran” Artinya kalau Tuhan membentuk mungkin gagal? Tidak. Roma 11:36, sebab segala sesuatu adalah dari oleh Dia, dan kepada Dia, bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.”  Kita percaya sekali segala sesuatu adalah dari Dia. Jikalau kita masih eksis sampai saat ini, kita masih bisa bernafas itu dari Dia. Jiakalau kita masih bisa berusaha dan studi, itu semua adalah dari Dia. Memang dari Dia dikembalikan oleh Dia kepada Dia bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya. From Glory to Glory (dari kemuliaan kembali kepada kemuliaan), Ini adalah program Tuhan, kita yang tidak mulia, dipermuliakan oleh Yesus Kristus anak-Nya yang tunggal mati bagi kita untuk kita kembali mempermuliakan mendapatkan satu kehidupan yang kekal di sorga itulah kebaikan Tuhan atas kita.

 

Ringkasan khotbah ini belum diperiksa oleh pengkhotbah – LG.

Jaminan Pekerjaan Roh Kudus Dalam Hidup Kita

Categories: Transkrip

Pdt. Tumpal Hutahaean

Author: Gracelia Cristanti

Bitnami