Latest Post

KEMULIAAN DAN HORMAT

Musik : Theodulph of Orleans

Lirik    : Melchior Teschner

Kemuliaan dan Hormat merupakan lagu dari puisi latin yang ditulis oleh Theodulph of Orleans (ca. 750-821). Puisi latin ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa inggris oleh John Mason Neale (1818-1866). Musiknya digubah oleh Melchior Teschner (1584-1635). Melalui catatan sejarah musik gereja, lagu ini merupakan salah satu lagu yang sangat mengakar secara mendalam dalam tradisi musik gereja.

Pesan seluruh himne ini adalah tentang kemuliaan Kristus Sang Raja. Teksnya mengambil pujian kepada Tuhan Yesus Kristus ketika Ia memasuki Yerusalem. Peristiwa ini dicatat oleh keempat injil. Matius 21:9“Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tepat yang mahatinggi!” (Markus 11:9-10; Lukas 19:38; Yohanes 12:13). Peristiwa ini merupakan peristiwa penting yang mengantar pada penggenapan rencana agung Allah untuk menyelamatkan manusia berdosa. Banyak orang menyangka Kristus merupakan Raja atas Kerajaan yang bersifat lahiriah (penerus Kerajaan Daud dan penakluk Kekaisaran Romawi). Namun, puncak kemuliaan Kristus bukanlah tahta Kerajaan duniawi melainkan salib di golgota. Kerajaan dunia berkuasa dengan jalan perlawanan dan penaklukan sedangkan Kerajaan Allah dinyatakan melalui jalan pengampunan dan penebusan Kristus. Karya agung Kristus ini kemudian menjadi simbol kekristenan: salib Kristus. Salib Kristus merupakan simbol kematian yang mematikan kuasa dosa. Salib Kristus juga bermakna eskatologis sehingga dalam Wahyu 5:12 dinyatakan “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan dan hikmat dan kekuatan dan hormat dan kemuliaan dan puji-pujian.”

KEMULIAAN DAN HORMAT

Categories: Hymn Stories

Author: gracelia Christanti

Bitnami