Latest Post

Hikmat adalah sama baiknya dengan warisan dan merupakan suatu keuntungan bagi orang-orang yang melihat matahari. Karena perlindungan hikmat adalah seperti perlindungan uang. Dan beruntunglah yang mengetahui bahwa hikmat memelihara hidup pemilik-pemiliknya. (Penkhotbah 7:11-12)

Rasanya hampir semua orang mengakui bahwa hikmat adalah hal yang baik, namun sepertinya tidak banyak yang mencari  dan mementingkan hikmat, bahkan di antara orang Kristen sekalipun, meskipun Alkitab begitu meninggikan hikmat dan memerintahkan orang percaya untuk mencarinya. Di sisi lain, boleh dikatakan hampir semua orang setuju bahwa memiliki uang itu baik dan banyak orang mencarinya, bahkan rela mengorbankan hidup untuk uang. Jadi kita bisa menyimpulkan, melihat dari realitas yang terjadi, bahwa kebanyakan orang menganggap uang lebih penting daripada hikmat.

Ayat ini mengakui bahwa hikmat dan uang (warisan) itu sama-sama baik. Keduanya merupakan keuntungan bagi orang yang masih hidup (arti dari frasa ‘melihat matahari’, sumber: NIV-SB). Alkitab tidak mengajarkan orang percaya secara ekstrem bahwa uang itu harus disampahkan dan hikmat itu saja yang harus diutamakan. Ketika kita menerima kedua hal itu, kita harus mengucap syukur kepada Tuhan. Keduanya merupakan anugerah Tuhan.

Keduanya menguntungkan dan sama-sama baik, dan menurut ayat ke-12, keduanya merupakan perlindungan (kata Ibrani-nya bisa juga berarti: bayang-bayang / tempat teduh). Kata ‘perlindungan’ dalam NIV adalah ‘shelter‘ (tempat berlindung/berteduh sementara) dan dalam ESV adalah ‘protection‘ (perlindungan). Jadi keduanya (hikmat dan uang) itu penting bagi kelangsungan hidup manusia (yang secara khusus tinggal di daerah perkotaan. Daerah-daerah pedalaman yang terisolasi belum tentu menggunakan uang, namun hikmat itu diperlukan di manapun juga).

Keduanya memiliki kesamaan, tetapi juga memiliki perbedaan. Ayat ke-12 menyatakan keunggulan hikmat yaitu ‘memelihara hidup pemiliknya’. Frasa ‘memelihara hidup’, menurut bahasa Ibrani-nya, bisa juga berarti: ‘memberikan hidup (gives life)’ atau ‘membarui hidup (renews life)’ (sumber: NIV-SB). Hikmat, dibandingkan dengan uang, memiliki relasi yang lebih erat dengan kehidupan.

Setelah merenungkan hal ini, manakah yang kita lebih utamakan?

Bitnami