Renungan Harian

Katekismus Heidelberg P19 – Sumber Pengetahuan akan Keselamatan Kita

P19 – Sumber Pengetahuan akan Keselamatan Kita Renungan harian 12 April 2021 Katekismus Heidelberg P19 – Sumber Pengetahuan akan Keselamatan Kita Pert. Dari mana Saudara mengetahui hal itu? Jaw. Dari Injil yang kudus. Mula-mula, Allah sendiri telah menyatakannya di Taman Firdaus (a). Kemudian Dia menyuruh para bapak leluhur (b) dan para nabi (c) yang kudus…

Katekismus Heidelberg P18 – Pengantara yang adalah Allah dan Manusia

Renungan harian 5 April 2021 Katekismus Heidelberg P18 – Pengantara yang adalah Allah dan Manusia Pert. Tetapi, siapakah Pengantara itu, yang adalah Allah yang sejati (a), dan juga manusia yang sejati (b) dan benar (c)? Jaw. Tuhan kita Yesus Kristus (d), yang telah dikaruniakan oleh Allah kepada kita untuk menjadi hikmat, kebenaran, pengudusan, dan penebusan…

Katekismus Heidelberg P17 – Pentingnya Natur Ilahi Kristus dalam Penebusan

Renungan harian 29 Maret 2021 Katekismus Heidelberg P17 – Pentingnya Natur Ilahi Kristus dalam Penebusan Pert. Mengapa Dia harus juga Allah sejati? Jaw. Supaya dengan kuasa keallahan-Nya (a) Dia dapat menanggung (b) beban murka Allah atas kemanusiaan-Nya (c), memperoleh kebenaran dan kehidupan bagi kita, dan mengembalikannya kepada kita (d). (a)Yes 9:5. (b) Yes 53:11. (c)…

Katekismus Heidelberg P16 – Pentingnya Natur Manusia Kristus dalam Penebusan

Renungan harian 22 Maret 2021 Katekismus Heidelberg P16 – Pentingnya Natur Manusia Kristus dalam Penebusan Pert. Mengapa Dia harus seorang manusia sejati dan benar? Jaw. Sebab keadilan Allah menuntut, supaya pembayaran untuk dosa dilakukan oleh kodrat manusia yang telah berdosa itu (a), sedangkan seorang manusia tidak sanggup melakukan pembayaran untuk dosa orang lain karena dia…

Katekismus Heidelberg P15 –Pentingnya Dua Natur dalam Penebusan

Renungan harian 15 Maret 2021 Katekismus Heidelberg P15 –Pentingnya Dua Natur dalam Penebusan Pert. Jadi, Pengantara dan Penebus yang bagaimana yang perlu kita cari? Jaw. Seorang Pengantara dan Penebus yang adalah manusia sejati (a) dan benar (b), tetapi yang kekuatan-Nya melebihi segala makhluk, artinya yang juga Allah yang sejati (c). (a) Ibr 2:14. (b) Yoh…

Bitnami