Kutipan Buku

Kerajaan Allah dalam Injil Matius

Kutipan oleh Leon Morris dari buku “Injil Matius” (Surabaya: Momentum, 2016) halaman 8. Unsur penting Injil Matius adalah penekanan atas Kerajaan Allah. Seperti catatan kita sebelumnya, ia paling sering memakai ungkapan “Kerajaan Sorga” (32 kali), meskipun juga memakai ungkapan yang digemari oleh Injil-Injil lain: “Kerajaan Allah” (5 kali), “kerajaan” (5 kali), dan satu kali (di…

Keyahudian Injil Matius

Kutipan oleh Leon Morris dari buku “Injil Matius” (Surabaya: Momentum, 2016) halaman 2-3. Di sepanjang Injil Matius, penulis menunjukkan bahwa Kekristenan merupakan kelanjutan yang sejati dari Perjanjian Lama – Yudaisme yang sejati, jlka kita mau menyebutnya demikian. Penulis jelas seorang Yahudi yang berpengetahuan, akrab dengan jenis pengajaran yang kita temukan di dalam Misnah dan Talmud…

Benarkah Injil Matius itu Penting?

Kutipan oleh Leon Morris dari buku “Injil Matius” (Surabaya: Momentum, 2016) halaman 1-2. “Di dalam hal keagungan konsep dan kesanggupan mengelompokkan sejumlah besar materi ke dalam gagasan-gagasan utama, tidak ada kitab bertema sejarah, baik di Perjanjian Lama maupun Baru, yang bisa dibandingkan dengan Matius. Dalam hal ini, penulis bahkan menemui kesulitan di dalam mencari kitab…

Berdoa Tiada Henti

Kutipan oleh Stephen Tong dalam buku “Pengudusan Emosi” (Surabaya: Momentum, 2012), hal. 36-37. Mungkinkah seorang Kristen berdoa tiada henti? Kalau benar, apakah itu berarti kita tidak tidur atau tidak makan? Bukan demikian. Justru doa itu bukan berarti kita tutup mata, lipat tangan, lalu berlutut. Itu hanyalah salah satu cara atau postur atau sikap berdoa. Yang…

Pertobatan yang Sejati dan Kesedihan yang Kudus (2)

Kutipan oleh Stephen Tong dalam buku “Pengudusan Emosi” (Surabaya: Momentum, 2012), hal. 16. Kita bisa sangat sedih karena uang kita hilang, atau kita sedih karena kita ditipu atau dirugikan. Tetapi anehnya, hanya sedikit orang yang sedih ketika uang orang lain hilang, atau kita tidak sedih kalau kita merugikan orang lain. Jadi kita harus membedakan kesedihan…

Bitnami