Latest Post

Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Dari Alkitab kita mempelajari bahwa hikmat bukanlah sesuatu yang dimiliki oleh sebuah individu seperti barang. Hikmat bukanlah barang yang bisa disimpan dan dimiliki secara individualistik. Alkitab mengajarkan bahwa hikmat yang sejati tidak pernah terlepas dari relasi dengan Tuhan. Orang yang bijaksana adalah orang yang berelasi dengan Tuhan. Jadi seorang manusia tidak bisa menjadi bijaksana dari kemampuan dirinya sendiri. Seorang manusia tidak bisa terus menerus menjadi bijaksana tanpa relasi dengan Tuhan. Orang yang saat ini bijaksana bisa menjadi tidak bijaksana ketika ia meninggalkan Tuhan.

Itulah yang terjadi pada Daud dan Salomo. Mereka adalah dua raja di Israel yang memiliki reputasi sangat baik. Terlebih lagi Salomo yang terkenal karena kebijaksanaannya. Namun mereka jatuh ketika melupakan Tuhan dan berbuat dosa (mereka berdua sama-sama jatuh karena cinta mereka kepada perempuan).

Jadi orang yang benar-benar berhikmat adalah orang yang terus setia kepada Tuhan. Itulah mengapa kita harus memelihara relasi kita dengan Tuhan setiap waktu secara konsisten.

Sudahkah kita menjadi orang yang berhikmat? Apakah kita memelihara relasi kita dengan Tuhan?

 

Bitnami