Latest Post

Atas Bumi Nan Permai

For the Beauty of the Earth

Hymne ini pertama kali ditulis oleh Folliot Sandford Pierpoint sebagai hymne di gereja anglikan. Dia lahir di Bath, Inggris 7 Oktober 1835 dan meninggal 10 Maret 1917 di Newport, Gwent. Lagu ini pertama dipublish di “rev Orvi Shipley’s Lyra Eucharistica” pada tahun 1864. Refrain dari lagu ini sebenarnya “Kristus Tuhan kami, kepadaMu kami mengangkat persembahan kami dalam pujian”. Namun dalam buku kompilasi “Hymn, Ancient and Modern” mengubah refrainnya “Tuhan seluruh ciptaan, kepada-Mu kami mengangkat lagu pujian syukur ini”. Tetapi banyak versi sekarang menggunakan “…inilah, lagu pujian dan syukur kami”.

 

Folliott Sandford Pierpoint sebagai penulis lagu ini suatu hari berjalan-jalan di dekat rumahnya di Bath, England.  Waktu itu akhir musim panas, pemandangan indah menyelimuti hari itu. Terpukau dengan keindahan hari itu, dari sanalah inspirasi Pierpoint untuk menulis lyric “For the Beauty of the Earth” yang di mana Pierpoint tidak hanya berterimakasih kepada Tuhan atas alam saja, namun juga pada keluarga, teman dan banyak anugerah Tuhan yang diberikan kepada kita.

Conrad Kocher kemudian menggubah lagu ini yang pada saat ini kita nyanyikan “For the Beauty of the Earth.” Conrad Kocher lahir pada 16 Desember 1786. Dia belajar piano dan lagu di St. Petersburg, Russia. Lalu dia melanjutkan study di Roma, Italia. Saat kembali ke Jerman, dia melayani sebagai organis dan pemimpin paduan suara. Kocher tertarik dengan reformasi musik gereja di jerman. Dia juga mendirikan “School of Sacred Music” pada tahun 1821. Yang mana mempopulerkan “Four Part Singing” di gereja. Dia menerima gelar doktor filosofi dari Universitas Tubingen pada tahun 1852. Kocher juga membuat oratorio, opera dan sonata.

Memang tidak semua orang hidup dalam lingkungan yang indah seperti tempat tinggal penulis, atau hidupnya dikelilingi oleh kedamaian. Tapi dengan kesadaran akan setiap berkat ini kita bisa saling mendoakan untuk orang-orang yang sedang dilanda kesulitan supaya Tuhan memberkati mereka dan menyerahkan semua ke dalam pemeliharaan Tuhan.

Bitnami