Latest Post

sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan Mazmur 1:6

Mazmur 1 ditutup dengan frasa ‘sebab TUHAN’. Mengapa orang benar mendapatkan berkat dan orang fasik mendapatkan kutuk? Apakah ini pekerjaan hukum alam atau hukum karma? Semua ini bisa terjadi karena ada Pribadi Allah yang maha kuasa, maha tahu, dan maha hadir yang mengatur, melihat, dan berkuasa atas semua manusia.

Keadilan yang paling adil tidak bisa dikerjakan oleh pribadi manusia. Manusia, meskipun bisa berniat untuk menghakimi suatu perkara secara adil, tidak bisa menganalisa segala faktor dalam suatu perkara secara menyeluruh dan akurat. Manusia yang menjadi hakim bisa memutuskan kesimpulan untuk suatu perkara berdasarkan apa yang ia dengar dan lihat, namun ia belum tentu bisa memastikan bahwa semua yang ia lihat dan semua yang ia dengar itu benar adanya. Ini karena hakim manusia tidak maha tahu dan tidak maha hadir.

Manusia juga belum tentu bisa memberikan hukuman yang setimpal dengan apa yang dilakukan oleh pelanggar hukum. Seringkali kasus-kasus di pengadilan dimenangkan oleh mereka yang menggunakan jasa pengacara terbaik dan terkenal, bukan oleh mereka yang memang benar-benar tidak bersalah. Kuasa mayoritas seringkali menekan hakim sehingga hakim terpaksa memberikan keputusan yang tidak adil demi menghibur pihak mayoritas. Ini karena hakim manusia tidak maha kuasa.

Jadi manusia tidak mampu untuk memberikan keadilan yang paling adil. Namun Allah yang maha kuasa, maha hadir, dan maha tahu bisa memberikan keadilan yang sejati. Ia mengenal jalan setiap manusia. Tidak ada satu hal kecilpun yang luput dari mata-Nya. Tuhan menetapkan bahwa mereka yang benar akan menerima berkat dan mereka yang fasik akan menerima kebinasaan.

Bitnami